By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Banjir Kota Pekalongan Akibat Sungai Bremi Meluap, Kini Berangsur Surut
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Banjir Kota Pekalongan Akibat Sungai Bremi Meluap, Kini Berangsur Surut

Last updated: 17 Mei 2022 21:23 21:23
Jatengdaily.com
Published: 17 Mei 2022 21:23
Share
Banjir melanda wilayah Kota Pekalongan. Foto: bnpb
SHARE

PEKALONGAN (Jatengdaily.com) – Sekitar seratus rumah di Kota Pekalongan Jawa Tengah sempat terendam banjir dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter pada Senin (16/5/2022). Namun Selasa (17/5/2022) banjir mulai berangsur-angsur surut.

Dua kelurahan, yakni Kelurahan Pasir Kraton Kramat dan Kelurahan Tirto di Kecamatan Pekalongan Barat menjadi daerah yang terdampak banjir. Selain inensitas hujan yang tinggi, banjir juga diperkirakan diperparah adanya rob.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D mengatakan, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekalongan mencatat tinggi muka air dari 10 hingga 30 sentimeter,

“Banjir terjadi setelah hujan lebat yang menyebabkan debit air Sungai Bremi meluap, sehingga menyebabkan kurang lebih 100 warga terdampak. Selain itu, sebagian akses jalan umum pun ikut terendam. Berdasarkan perkembangan terkini, tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka akibat kejadian banjir tersebut,” jelas Muhari.

Saat banjir berlangsung, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan dan aparat desa serta kecamatan segera ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan pendataan. Di samping itu, BPBD Kota Pekalongan juga mengoptimalkan rumah pompa guna mengurangi debit air yang merendam permukiman warga. Monitoring dan pengecekan penyebab terjadi meluapnya Sungai Bremi juga dilakukan guna antisipasi banjir susulan.

Prakiraan cuaca di wilayah Pekalongan masih terpantau berpotensi hujan ringan pada esok hari, Rabu (18/2/2022). Oleh karena itu, pemerintah daerah dan warga diharapkan tetap waspada dan siaga dalam mengantisipasi potensi banjir susulan.

Berdasarkan analisa InaRisk, Kota Pekalongan memiliki risiko bencana banjir tingkat sedang hingga tinggi yang berdampak pada empat kecamatan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan Kota Pekalongan masih berpeluang mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir. BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siaga, meski saat ini sudah masuk musim peralihan. Masyarakat juga dapat memantau informasi prakiraan cuaca melalui BMKG serta memeriksa potensi bencana disekitar wilayah melalui aplikasi InaRisk. yds

You Might Also Like

Apindo Jateng Instruksikan Pengusaha Tolak Proposal THR Lebaran dari Ormas
Peringati Hari Pramuka, Presiden: Generasi Tangguh Siap Bantu Tangani COVID-19
Tiga Pelaku Curanmor Dibekuk Unit Reskrim Polsek Salem Brebes
Resmikan Plant Pertama di Indonesia, Kementerian ESDM: PLN Miliki Cara Paling Cepat Hasilkan Green Hydrogen
Meningkatnya Kasus HIV/AIDS Akibat Salah Pergaulan
TAGGED:Banjir PekalonganbnpbBPBD Kota PekalonganKota Pekalongansungai bremi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?