By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Rugikan Masyarakat Jateng, Senator Abdul Kholik Tolak Ide Menko Marves Luhut Batasi Pengunjung Borobudur
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Rugikan Masyarakat Jateng, Senator Abdul Kholik Tolak Ide Menko Marves Luhut Batasi Pengunjung Borobudur

Last updated: 5 Juni 2022 19:08 19:08
Jatengdaily.com
Published: 5 Juni 2022 19:08
Share
Dr Abdul Kholik, senator Dapil Jateng. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Senator DPD-RI dapil Jawa Tengah, Dr Abdul Kholik, SH MSi, menolak keras ide Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang akan membatasi pengunjung Candi Borobudur dan menerapkan tarif baru untuk tiket masuk bagi turis asing maupun lokal. Ide dari Menko Luhut ini tersebar di berbagai media.

” Saya menolak keras ide tersebut. Karena sangat merugikan bagi daerah kami,” kata Kholik di Jakarta, Minggu, (5/6/2022).

Menurut Kholik ide tersebut tidak tepat dan akan merugikan pariwisata daerah, terutama Jawa Tengah. Tiket harus terjangkau wisatawan domestik. Ini salah satu sumber pendapatan masyarakat.

”Jadi kalau pun membatasi kunjungan orang ke Borobudur bisa dilakukan tidak dengan menaikan harga tiket sampai terlalu mahal. Pembatasan kunjungan jika diperlukan misalnya dengan cara mengatur jadwal dan membatasi orang agar tak naik sampai puncak candi. Ingat tidak harus semua wisatawan bisa naik ke puncak candi,” tegasnya.

Kholik mengatakan, bagi masyarakat Jawa Tengah, terutama Jawa Tengah bagian Selatan, Borobudur adalah ikon dan aset yang sangat berharga sebagai pendorong pusat pertumbuhan ekonomi wisata.

”Jadi tak bisa segampang apalagi sesembrono itu. Keputusan seperti ini harus mendengarkan aspirasi banyak pihak terkait,” tandasnya.

Seperti diketahui, di berbagai media massa, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan akan membatasi pengunjung Candi Borobudur dan menerapkan tarif baru untuk tiket masuk bagi turis asing maupun lokal. Bahkan, tak tanggung-tanggung, pengunjung lokal atau turis lokal nantinya diharuskan membayar tiket Rp 750.000 untuk sekali masuk.

Luhut menyatakan, penetapan tiket masuk ke Candi Borobudur sebesar Rp 750.000 perlu dilakukan untuk membatasi jumlah kunjungan. Ia menargetkan, jumlah kunjungan wisatawan ke candi Budha itu 1.200 orang per hari. Sementara untuk wisatawan mancanegara, lanjut Luhut, bakal dikenakan tarif 100 dollar AS atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 1.443.000 (kurs Rp 14.400) atau hampir dua kali lipat dari harga tiket untuk turis lokal. st

You Might Also Like

6.908 Batang Rokok Ilegal di Rembang Disita 
Cek Vaksinasi di Boyolali, Kapolri Targetkan 100 Ribu Buruh di Solo Raya Hingga Akhir Agustus
Ditemukan Pungli Rp4 Miliar, Puluhan Petugas KPK Diberhentikan
Paramount Land  Hadirkan Beragam Promo Menarik di Ajang ‘Amazing Gading Serpong’ Property 
PSIS Semarang Bangun Training Center di Kendal
TAGGED:Rugikan Masyarakat JatengSenator Abdul KholikSenator Abdul Kholik Tolak Ide Menko Marves Luhut Batasi Pengunjung BorobudurSenator DPD-RI dapil Jawa Tengah
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?