By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: MPLS, Siswa Diajak Cintai Lingkungan dengan Menanam Pohon
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

MPLS, Siswa Diajak Cintai Lingkungan dengan Menanam Pohon

Last updated: 17 Juli 2019 14:23 14:23
Jatengdaily.com
Published: 17 Juli 2019 14:23
Share
Siswa SMPN 1 Slawi siap menanam pohon. Foto: wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)– Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Slawi, Kabupaten Tegal, bisa dikatakan berbeda dari sekolah lainnya. Sebab, para murid tahun ajaran baru 2019-2020 di SMPN 1 diajarkan mencintai lingkungan denga menanam pohon dan bunga.

Murid baru yang berjumlah 288 siswa itu masing-masing membawa bibit pohon dan bunga untuk ditanam di sekitar lingkungan sekolah. Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 1 Slawi, Al Fatah menuturkan, program penanaman pohon dalam MPSL ini bertujuan agar para siswa mulai belajar mencintai lingkungan sedini mungkin di sekitar lingkungan sekolah.

Menurutnya, penanaman pohon itu dilakukan karena SMPN 1 Slawi berstatus sebagai Sekolah Adiwiyata yang menjunjung pendidikan lingkungan hidup.

“Sehingga, para siswanya harus belajar mencintai lingkungan dengan belajar menanam pohon agar sekolah terlihat lebih asri, tentram, sejuk, dan aman. Kegiatan ini dilangsungkan pada MPLS hari ketiga,” jelas Fatah saat ditemui usai memantau jalannya MPLS, Rabu (17/7/2019).

Dia menegaskan, 288 pohon dan bunga yang ditanam para siswa baru itu harus dirawat selama bersekolah di SMPN 1 Slawi.

Artinya, kata Fatah, para siswa baru, akan menjaga dan merawat pohon yang baru saja ditanami itu selama tiga tahun ke depan. “Kalau rusak sebelum tumbuh besar, siswa itu harus mengganti dan menanamnya kembali di lokasi awal serupa,” ungkapnya.

Sementara, Ketua Panitia MPLS SMPN 1 Slawi, Nuriyana mengatakan, bahwa sistem masa pengenalan pada tahun ajaran baru ini tidak lagi diampu kepanitiannya oleh siswa sendiri atau OSIS.

Menurutnya, semua kegiatan pengenalan atau lebih dikenal sebagai masa orientasi harus dilaksanakan oleh pihak sekolah.

“Ini berlaku untuk semua SMP Negeri. Jadi, kepanitiaan masa pengenalan sekolah tidak lagi diampu oleh senior-senior atau Osis. Nanti dikhawatirkan ada perpeloncoan atau pembullyan ke siswa baru,” jelas Nuriyana. wing-she

You Might Also Like

Presiden Saksikan Pengambilan Sumpah Anggota Konsil Kedokteran Indonesia
Seribu Banser Ansor Bakal Kawal Bendum PBNU Mardani di Sidang Tipikor Banjarmasin
Pria Diduga Ledakkan Diri Dekat Pospol Kartasura
Populasi Kendaraan Bermotor Terbesar Ke-3, Dirlantas Polda Jateng Intensifkan Pembinaan
Harga Ayam Broiler Jauh dari HPP, Peternak Terus Merugi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?