By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: 3D Laser Scanner Akurat Olah TKP Kecelakaan Lalu Lintas
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

3D Laser Scanner Akurat Olah TKP Kecelakaan Lalu Lintas

Siti
Published: 12 April 2019 17:10
Share
SHARE

JAKARTA- Dalam rangka peningkatan kemampuan serta profesional seluruh anggota Korlantas Polri, Korps Lalu Lintas Polri menggelar pelatihan penggunaan alat 3D laser scanner untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas. Alat buatan Swiss tersebut diklaim memberikan hasil yang akurat hingga 90 persen.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korps Lalu Lintas Polri, Brigjen Pol Pujiono Dulrahman mengungkapkan, penggunaan alat 3D laser scanner lebih efektif ketimbang proses olah TKP kecelakaan lalu lintas yang dilakukan secara manual. “Kami yakini 90 persen (akurat). Karena bukti autentik di TKP itu tergambarkan dengan jelas,” ucap Pujiono, usai penutupan pelatihan di hotel Mercure, Ancol Jakarta Utara Jumat (12/4/2019).

Pujiono mengatakan, kalau penggunaan alat canggih yang mengandalkan sebanyak lima kamera tersebut memberikan banyak keunggulan. Petugas di lapangan cukup memasukkan data yang dibutuhkan ke dalam 3D laser scanner.

Brigjen Pol Pujiono Dulrahman

“Kalau metode lama kan orang yang ngerjain, orang yang ngitung, panjang sekian, kemungkinan kecepatan sekian. Kalau ini data itu dimasukkan ke program komputer yang berpikir dan bisa mensetting kembali kejadian yang sebenarnya,” katanya.

Setelah itu, petugas dapat memiliki gambaran yang lebih pasti perihal penyebab kecelakaan. Sehingga penanganan olah TKP kecelakaan lalu lintas secara manual seperti membawa kapur dan meteran mulai ditinggalkan.

“Setelah kecelakaan itu kecepatannya berapa, semua bisa tergambar dengan jelas. Dan hasilnya akurat,” katanya. yil

You Might Also Like

Polri Bongkar Jaringan Clandestine Laboratorium Narkoba Senilai Triliun Rupiah di Bali
Ribuan Warga Berbaur Rayakan Malam Tahun Baru Imlek di Solo
Film Jumbo Ajarkan Nilai Percaya Diri dan Persahabatan, Wapres Ajak Anak Yatim Nonton di Bioskop
Menara Al Husna MAJT Gelar Simulasi Menuju Normal Baru
Akun-akun Palsu Ikut Meramaikan Tagar #AnsorBersamaMardani di Twitter
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?