By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mengarak Gunungan sebagai Tanda Syukur
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
JedaSeni Budaya

Mengarak Gunungan sebagai Tanda Syukur

Last updated: 22 Juli 2019 18:48 18:48
Jatengdaily.com
Published: 22 Juli 2019 18:05
Share
Warga mengarak gunungan. Foto: wing
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com) – Salah satu kearifan lokal yang masih tetap terjaga hingga sekarang di Desa Jojogan, Kecamatan Watukumpul Kabupaten Pemalang adalah mengarak gunungan hasil bumi serta menyembelih kambing kendit.

Kegiatan yang dilakukan setiap tahun sekali ini sudah ada sejak puluhan tahun silam. Adapun maksud diadakanya kegiatan ini adalah sebagai tanda syukur atas hasil panen yang melimpah serta dijauhkannya dari bencana alam.

Selain itu, konon diyakini pesta rakyat ini sebagai ungkapan rasa senang atas bebasnya Desa Jojogan dari tangan penjajahan Jepang, Alhasil semua warga bergembira dan membuat pesta rakyat.

“Setelah Jepang dinyatakan kalah, warga Desa Jojogan yang sempat dijajah turut bergembira,”ujar Irman Fauzi, selaku Kepala Desa Jojogan.

Warga berebut hasil bumi yang diarak. Foto: wing

Kirab gunungan sebelum diperebutkan diarak keliling desa setempat dan cukup menarik perhatian warga yang turut menyaksikan di sepanjang jalan desa, sehingga menambah suasana kian semarak dengan beragam kesenian daerah yang ikut dalam kirab tersebut.

Gunungan yang dibuat oleh warga kemudian dikumpulkan di halaman balai desa untuk kemudian diperebutkan oleh warga, selain itu juga digelar pentas seni sehingga menjadi hiburan tersendiri bagi warga desa.

Hal senada juga disampaikan Camat Watukumpul Omroni, Senin (22/7/2019). Menurutnya, dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi desa Jojogan dan tidak menutup kemungkinan bisa mengangkat perekonomlian desa lewat potensi wisata desa yang kini mulai dibangkitkan di wilayah Kabupaten Pemalang,” pungkasnya. wing-she

You Might Also Like

Pembelajaran Sastra Dinilai Membosankan
Riesanti dan Gunoto akan Bedah Buku ‘Gayatri: Akuntan Majapahit’
FKUB Gandeng Satupena Jateng, Terbitkan Buku “Moderasi Beragama dalam Puisi”
Langgar Merdeka, dari Toko Ganja jadi Tempat Ibadah
Sastra Peranakan Tionghoa Terpinggirkan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?