By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Teknik Kimia Undip Kembangkan Inovasi Bioaspal Berbahan Baku Limbah Kulit Kakao
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Mahasiswa Teknik Kimia Undip Kembangkan Inovasi Bioaspal Berbahan Baku Limbah Kulit Kakao

Last updated: 26 September 2022 07:01 07:01
Jatengdaily.com
Published: 26 September 2022 07:01
Share
lima mahasiswa Universitas Diponegoro yakni Naufal Aditama, Thariq Thirafi, Sulistia Rahma, Yumna Agustia, dan Aryo Nugroho memiliki inisiatif untuk membuat aspal tanpa menggunakan minyak bumi. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kamu suka makan coklat? Tahukah kamu dari apa coklat dibuat? Ya, That’s Right! Coklat dibuat dari buah kakao yang ternyata bahan pembuatan coklat ini dapat juga dimanfaatkan untuk membuat jalan aspal loh guys! Penasaran kan? Yuk simak penjelasannya dibawah ini!

Berawal dari masalah ketersediaan minyak bumi di Indonesia yang semakin menipis, lima mahasiswa Universitas Diponegoro yakni Naufal Aditama, Thariq Thirafi, Sulistia Rahma, Yumna Agustia, dan Aryo Nugroho memiliki inisiatif untuk membuat aspal tanpa menggunakan minyak bumi. Kelima mahasiswa jurusan Teknik Kimia Undip tersebut memanfaatkan kulit biji kakao yang selama ini hanya dibuang padahal masih memiliki kandungan Lignin yang dapat dimanfaatkan menjadi bioaspal melalui proses pirolisis.

Mahasiswa jurusan Teknik Kimia Undip memanfaatkan kulit biji kakao untuk membuat bioaspal. Foto: dok

“Awalnya kita mencoba mencari bahan baku yang melimpah dan bisa dimanfaatkan untuk menjadi bioaspal, ternyata kami menemukan biji kulit kakao yang dimana di dalamnya masih mengandung Lignin. Lignin inilah yang nantinya dapat menjadi bahan baku alternatif pembuatan aspal melalui proses pirolisis” ujar Naufal selaku ketua Tim.

Di bawah bimbingan Dr. T. Ir. Indro Sumantri, M. Eng, Penelitian ini mendapat dukungan pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa kategori Riset Eksakta (PKM RE) tahun 2022. st

You Might Also Like

Disnaker Semarang Siap Bahas UMK 2026, Kenaikan Diproyeksikan 6,5 Persen
Kasus COVID-19 Varian Kraken dan Orthrus Ditemukan di Indonesia, Masyarakat Diminta Perkuat dengan Vaksinasi
Setelah Diserang Ransorware, Lima Layanan Publik Ini Kini Pulih
Bendungan Randugunting Blora Mulai Diisi Air
Tingkatkan Kompetensi Guru, Tim Pengabdian Unnes Kenalkan Metode VCT untuk Bangun Karakter Positif Siswa
TAGGED:HeadlineKembangkan Inovasi Bioaspal Berbahan Baku Limbah Kulit KakaoLimbah Kulit KakaoMahasiswa Teknik Kimia UndipUndip semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?