By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mengintip ‘Dapur’ Peruri, Tak Hanya Cetak Uang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mengintip ‘Dapur’ Peruri, Tak Hanya Cetak Uang

Last updated: 3 Agustus 2019 14:06 14:06
Jatengdaily.com
Published: 3 Agustus 2019 14:06
Share
Wartawan saat berkunjung ke kantor Peruri di Jakarta. Foto: wing
SHARE

KARAWANG (Jatengdaily.com)– Memasuki kawasan kantor Perusahaan Uang Republik Indonesia (Peruri), di Desa Parung Mulya, Kecamatan Teluk Jambe, Karawang, yang berdiri di atas lahan 220 hektare ini memang tidak sembarang orang diperbolehkan masuk. Pengamanan berlapis sudah terlihat dari pintu gerbang. Tiap tamu yang datang diperiksa satu per satu oleh petugas lengkap dengan metal detector.

Sejumlah awak media yang berkunjung bersama Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal memperoleh kesempatan melihat dari dekat proses produksi cetak uang ini, Rabu (1/8/2019).

Kali pertama masuk gedung, terdapat ruang pamer lengkap dengan etalase displai kertas uang. Ada beragam jenis lembaran uang komplet dengan alat cetaknya dari masa ke masa dipanjang tertata rapi.

Marta Hendra Wijaya, Kepala Departemen Persiapan Percetakan Uang menjelaskan, Peruri tidak sekadar cetak uang rupiah saja tapi juga mencetak produk lain.

”Ada lima produk yang kami cetak selain uang juga paspor, meterai, sertifikat tanah, dan pita cukai. Selain itu juga mencetak uang untuk negara luar, yakni Nepal, Filipina dan Srilangka,”katanya.

Memaparkan bagaimana uang itu dicetak, baik yang kertas maupun logam, Marta mengungkapkan proses tahapan berjenjang dengan pengamanan berlapis.

Diawali dari desain gambar berupa garis-garis yang rumit, gambar tokoh, hingga penomoran seri. Khusus untuk desain yang sebelumnya dilakukan secara manual, sejak tahun 2015 seri wajah menggunakan scanning dengan komputer dengan standar berpengaman tinggi.

Beberapa fitur pengaman lain di antaranya penggunaan watermark, cetak intaglio, benang pengaman dan tinta sekuriti.

”Selain fitur-fitur sekuriti yang mudah dikenali oleh masyarakat umum tersebut juga diterapkan unsur pengaman tidak kasat mata yang hanya dapat diketahui melalui bantuan alat maupun oleh petugas laboratorium atau forensik,” katanya.

Adapun untuk uang logam, fitur pengamanannya lebih menonjolkan aspek kerumitan desain dan detail hasil cetak. Dikatakan, semua proses selalu dikonsultasikan dengan BI sebagai pihak pengorder.

Sementara itu, ketika melihat bagian percetakan pengunjung tidak membawa uang dalam dompet, tak terkecuali uang koin dan juga kamera.

Humas Peruri, Dina Eni Ana menjelaskan, sistem pengamanan berlapis terhadap pengunjung berlaku untuk karyawan maupun tamu, tak terkecuali pejabat.

”Ini memang sudah sesuai dengan protap yang sesuai dengan standar sertifikasi pengamanan,” tegasnya. wing-she

You Might Also Like

RSI Sultan Agung Semarang Segera Buka Layanan Stem Cell dan Radioterapi Kanker
Tim KKN Undip Berdayakan Pemuda Genjot Potensi Wisata Desa Kedawung
Jalan Santai Hari Koperasi ke-78, Bupati Demak Ajak Masyarakat Sehat Jiwa dan Raga Dukung Gerakan Koperasi
Dorong Pemanfaatan Produk Lokal untuk Wujudkan Perekonomian Nasional yang Tangguh
Webinar Ikom Undip, Ajak Anak Muda Bangun Start-Up
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?