By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Menghormati Orang Tua Masuk Kurikulum Perkuliahan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Menghormati Orang Tua Masuk Kurikulum Perkuliahan

Last updated: 29 Desember 2022 17:35 17:35
Jatengdaily.com
Published: 29 Desember 2022 17:35
Share
Habib Ali Ridho bin Ahmad Assegaf. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Unissula menyelenggarakan sholat tahajud bersama di masjid kampus, Rabu (28/12/2022). Acara juga dilanjutkan dengan tausyiah oleh Habib Ali Ridho bin Ahmad Assegaf.

Dalam kesempatan ini Habib Ali menyampaikan keutamaan birrulwalidain (menghormati orang tua) terutama ibu. Menurutnya orang yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik adalah ibu. “Sampai-sampai Rasulullah menyebutnya sebanyak tiga kali, ibumu, ibumu, ibumu, baru kemudian ayahmu. Karena terdapat tiga keistimewaan yang tidak dimiliki oleh orang lain kecuali ibu kita. Yaitu yang telah mengandung, yang telah melahirkan, dan menyusui kita. Tiga hal itu hanya mampu dilakukan oleh ibu kita,” jelasnya.

Habib Ali menyebut kesuksesan dan kegagalan anak bersebab do’a ibu. “Ulama menyebutkan bahwa banyaknya anak muda yang sengsara di dunia bahkan di akhirat karena sumpah serapah ibunya dikala marah. Sehingga bapak-ibu harus berhati-hati. Lebih baik mendo’akan yang baik-baik. Karena kesuksesan anak salah satunya karena do’a orang tua,” ungkapnya.

Disamping itu dirinya berpesan untuk mendapatkan anak yang sholeh, harus terlebih dahulu menjadi orang tua yang sholeh. “Seringkali orang tua ingin anak sholeh, tapi belum menjadi orang tua yang sholeh. Ingin anak rajin sholat, tapi orang tua tidak sholat. Maka sebelum menginginkan anak yang baik, jadilah orang yang baik. Jika ingin anak yang berbakti, jadilah orang yang berbakti juga dengan orang tua kita,” jelasnya.

Selanjutnya Rektor Unissula Prof Dr Gunarto SH MH berharap birrul walidain tidak hanya menjadi slogan dan bagian dari Budaya Akademik Islami (Budai) Unissula. “Namun harus benar-benar diimplementasikan, sehingga menjadi percontohan yang nyata. Sebagaimana Universitas Hasanudin yang juga ingin mengimplementasikan nilai-nilai birrulwalidain seperti Unissula,” jelasnya dalam sambutan.

Rektor juga mengingatkan birrulwalidain tidak hanya anak menghormati orang tua. “Orang tua juga harus memuliakan dan mencintai anaknya, sampai dengan urusan memilihkan pendidikan tinggi yang terbaik. Jangan sampai anak tidak menghormati orang tua dan orang tua mendzolimi anaknya. Maka birrulwalidain merupakan keseimbangan antara keduanya,” lanjutnya.

Birrul walidain menjadi materi kunci di pesantren mahasiswa Unissula. Birrul walidain juga masuk menjadi kurikulum yang diajarkan dalam perkuliahan bagi mahasiswa Unissula. she 

You Might Also Like

TelkomGroup Distribusikan 544 Hewan Kurban di Hari Raya Iduladha 1445 H
Jadi Tuan Rumah ASG, Hendi Ingin Indonesia Juara
Menteri ATR Sebut 19 Persen Lahan di Jawa Tengah Belum Bersertifikat
Pentingnya Iptek Untuk Jaga Ketersediaan Air Tawar
Terkenal di Jepang, Ternyata Ini Manfaat Ikan Sidat bagi Kesehatan
TAGGED:menghormati orang tuaUnissula
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?