SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Penilaian Eksportir Tangguh Jawa Tengah Tahun 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para eksportir Jawa Tengah, baik dari kalangan perusahaan kecil menengah dan besar agar selalu berusaha meningkatkan volume dan nilai ekspornya.
”Kegiatan pada Tahun 2023 ini merupakan tahun ke-11, yang sempat berhenti pada tahun 2020 masa pandemi covid 19 dan tahun 2022. Kegiatan penilaian pertama kali diadakan pada tahun 2011,” jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jateng, M Arif Samboso SE MSi pada saat membuka acara “Sosialisasi Eksportir Tangguh Jawa Tengah Tahun 2023” di Kantor Disperindag Jateng, Rabu (1/02/2023).
Kegiatan yang diikuti jajaran Kepala Disperindag Kabupaten/Kota se-Jateng ini, bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para eksportir Jawa Tengah, baik dari kalangan perusahaan kecil menengah dan besar agar selalu berusaha meningkatkan volume dan nilai ekspornya.
Pada tahun 2023, lanjut Arif Sambodo, pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali hadir menggelar Kegiatan Penilaian Eksportir Tangguh Jawa Tengah dengan memberikan dua kategori pemenang yaitu Kategori UKM-menengah dan perusahaan besar, masing-masing kategori ada tiga pemenang.
”Jumlah peserta Eksportir Tangguh Jawa Tengah tahun 2021 sebanyak 35 perusahaan terdiri atas 13 perusahaan katagori perusahaan besar dan 20 perusahaan kategori kecil menengah, dan harapan kami di tahun 2023, peserta Eksportir Tangguh akan lebih banyak lagi melebihi peserta tahun sebelumnya,” ujar M Arif Sambodo.
Baca Juga:Berlangsung Gayeng, Ganjar Peringati Isra Miraj Bareng Ustaz Wijayanto
M Arif menambahkan, melihat hasil evaluasi dari Kegiatan Penilaian Eksportir Tangguh Jawa Tengah 2021, diperoleh informasi bahwa terlepas dari kesuksesan para eksportir Jawa Tengah dalam menembus pasar luar negeri, masih ada beberapa kelemahan yang perlu mendapatkan perhatian dan motivasi yaitu adanya ketergantungan kepada buyer atau agen tertentu, serta sebagian besar perusahaan Jawa Tengah belum bisa atau belum berani menggunakan mereknya sendiri.
”Hal inilah yang perlu menjadi perhatian, dan memberikan motifasi kepada perusahaan agar mereka lebih kuat dalam membrending produknya sehingga memiliki daya saing yang lebih dibandingkan produk sejenis dari pesaingnya. Hal inilah yang akan menjadikan keunggulan tersendiri bagi suatu perusahaan bila ingin bertanding di pasar Internasional, ” katanya.
Dia menambahkan, selama ini dalam pelaksanaan Kegiatan Penilaian Eksportir Tangguh Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah selalu menggandeng para expert (tenaga ahli) dari kalangan Akademisi, Media/Pers, dan Praktisi/Asosiasi sebagai Tim Penilai Eksportir Tangguh, agar mendapatkan hasil penilaian yang lebih komplek, independent dan dapat dipertanggungjawabkan. Tim akan melakukan seleksi kepada para kandidat hingga menentukan pemenang berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Baca Juga:Sebanyak 16.900 ASN, TNI, Polri Segera Pindah ke IKN, Pemerintah Siapkan 47 Apartemen
Pada tahun 2023 Tim Penilai Eksportir Tangguh Jawa Tengah terdiri dari unsur Akademisi, Dr. Shanty Oktavilla, S.E., M.Si.Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang, Ir Bernardus Arwin, unsur Praktisi/ Asosiasi Kadin Jawa Tengah, dan Kunadi, unsur Media/Pers dari Suara Merdeka.
”Proses seleksi Eksportir Tangguh Jawa Tengah tahun 2023 telah kita awali dengan sosialisasi pada hari ini, selanjutnya kami berharap dapat membantu kami ke tahap penjaringan peserta. Kemudian Tim akan menyeleksi administrasi para peserta, menilai presentasi para peserta untuk menentukan nominasi, kunjungan lapangan ke perusahaan yang telah masuk nominasi dan mementukan pemenang,” pinta M Arif.
Seluruh Pemenang Eksportir Tangguh Jawa Tengah tahun 2023 akan diberikan hadiah berupa trophy, piagam dan uang pembinaan. Selain itu, data para pemenang juga menjadi data base kami untuk diusulkan ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia sebagai kandidat penghargaan Primaniyarta, yang merupakan penghargaan tahunan tingkat nasional.st


