By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Coklit Data Pemilih Jadi Simbol Pemilu 2024 Tetap Berjalan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Coklit Data Pemilih Jadi Simbol Pemilu 2024 Tetap Berjalan

Last updated: 15 Maret 2023 13:17 13:17
Jatengdaily.com
Published: 15 Maret 2023 13:17
Share
Presiden Joko Widodo (kiri) menerima ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Istana Merdeka, Jakarta, Foto: setkab
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari, mengatakan proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dilakukan KPU merupakan simbol bahwa Pemilu 2024 tetap berjalan sesuai agenda.

Hal tersebut disampaikan oleh Hasyim melalui keterangan tertulisnya, usai menyaksikan proses coklit terhadap Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo oleh petugas panitia pemutakhiran data pemilih (pantarlih) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (14/3/2023), dilansir dari laman infopublik.

Hasyim menuturkan, proses coklit terhadap Presiden juga menyimbolkan bahwa Presiden sebagai warga negara Indonesia berpartisipasi aktif dalam kegiatan pemilu dalam bentuk mengikuti proses pencocokan dan penelitian data pemilih 2024.

“Hari ini adalah hari terakhir kegiatan pencocokan dan penelitian data pemilih atau sering kita kenal dengan coklit. Jadi kegiatan pencocokan dan penelitian data pemilih ini dilakukan terhitung mulai 12 Februari 2023 sampai dengan 14 Maret 2023 baik untuk data pemilih di dalam maupun di luar negeri,” kata Hasyim.

Hasyim menegaskan,  tujuan dilakukan coklit adalah untuk mencocokkan secara faktual data yang sudah ada di dalam data pemilih sementara, dengan nama-nama orang yang terdaftar di data pemilih.

“Apakah penulisan nama, Nomor Induk Kependudukan, domisili sudah sesuai dengan alokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS)-nya. Sehingga pada hari ini tadi coklit dengan Bapak Joko Widodo dan Bu Iriana dalam rangka untuk memastikan nama beliau berdua sudah ada di data pemilih, dan mencocokkan apakah nama alamat dan alokasi TPS-nya sudah sesuai,” katanya.

Pada kesempatan itu, Hasyim yang hadir didampingi Komisioner KPU Betty Epsilon Idroos, juga menyampaikan bahwa data yang digunakan sebagai dasar untuk pemutakhiran data pemilih saat ini tercatat sejumlah 204.559.713 pemilih.

Selain itu, KPU tengah mengajukan proses banding terhadap putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat yang memutuskan dilakukannya penundaan tahapan pemilu 2024.

Menurut  Betty, selama proses banding, proses pemilu tetap berjalan. she 

You Might Also Like

Lanud Sam Ratulangi Gelar Pasar Murah, Masyarakat Mapanget Bersyukur
Leaflet Biopori: Warisan Kecil Mahasiswa KKN untuk Desa Belor
Perkuat Tridarma PT, Unissula dan Nikon Teken MoU
KAI Wisata Dukung Tenaga Ahli Daya
Dibangun Bermodal Jimpitan, Satkamling RT 03 RW 07 Teluk Juara I Nasional
TAGGED:coklitpemilu 2024
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?