By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Guru Diminta Dampingi Siswa agar Tidak Andalkan Mesin Pencari saat Belajar Agama
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Guru Diminta Dampingi Siswa agar Tidak Andalkan Mesin Pencari saat Belajar Agama

Last updated: 17 Maret 2023 16:29 16:29
Jatengdaily.com
Published: 17 Maret 2023 16:29
Share
Ilustrasi belajar mengajar. Foto: dok
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Kementerian Agama meminta para guru terus meningkatkan kapasitas dirinya agar dapat mengikuti perkembangan zaman. Dengan begitu, para guru juga dapat mendampingi belajar siswa dengan lebih baik.

“Para guru PAI harus meningkatkan penguatan dan kapasitas diri, karena guru PAI kehadirannya tidak bisa digantikan oleh mesin maupun kemajuan teknologi. Jangan biarkan anak-anak SMA mencari informasi hanya berdasarkan googling tanpa ada pendampingan,” ujar Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag Amrullah dilansir dari laman kemenag, JUmat (17/3/2023).

Pesan ini disampaikan Amrullah saat membuka Orientasi para Guru PAI Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Malang. Giat ini diikuti para guru PAI SMA/SMK dari 12 Provinsi, yaitu: Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Orientasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalitas guru PAI. Mereka mendapat sejumlah materi, antara lain tentang pemanfaatan Google Workspace for Edu.

“Agar bisa menunjang efektifitas pembelajaran PAI SMA dan SMK,” ujarnya.

Para guru juga mendapat materi Praktik Penyusunan Modul Pembelajaran Kurikulum Merdeka PAI serta pelatihan menginsersi muatan Moderasi Beragama pada Kurikulum Merdeka tersebut.

Kepala Sub Direktorat PAI pada SMA/SMK dan SMALB Adib Abdushomad menerangkan bahwa saat ini untuk mencari sumber ilmu pengetahuan memang semakin mudah dan gampang. Namun, guru harus tetap menjadi rujukan utama siswa. “Orientasi ini salah satunya bertujuan agar para guru tetap update atas informasi dan perkembangan abad 21 ini,” ujar Adib.

Selama orientasi, para guru juga mendapat materi cara mengintegrasikan Berpikir Kritis (Critical Thinking) dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi, alias Higher Order Thinking atau HOT dari Dosen Flinder University Australia.

“Mereka kita wajibkan juga melakukan tindak lanjut atas hasil atau output dari kegiatan orientasi pengembangan pembelajaran PAI abad 21 ini,” pungkasnya. she

You Might Also Like

Azizah Maumere Rilis ‘Mimpi Terindah’
Temui Buruh, Fraksi Gerindra Jateng Kawal Pencabutan JHT
Simbol Karakter Bangsa Indonesia, Kanwil Kemenag Jateng Canangkan Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa
Penting, ASI Eksklusif Diberikan sampai Anak Usia Enam Bulan dan Dilanjutkan dengan MPASI
Piala Asia, Skuad Garuda Fokus Hadapi Jepang Besok Petang
TAGGED:guru dampingi siswakemenag
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?