By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Nikmatnya Berbuka Puasa dengan Bubur ‘India’ Pekojan di Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Nikmatnya Berbuka Puasa dengan Bubur ‘India’ Pekojan di Semarang

Last updated: 25 Maret 2023 09:59 09:59
Jatengdaily.com
Published: 25 Maret 2023 09:59
Share
Bubur Pekojan. Foto: Humas Prov. Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Bagi Anda warga Kota Semarang, tentu tidak asing dengan bubur India yang hanya ada di Masjid Jami Pekojan saat Ramadan. Hidangan tersebut biasa dibagikan secara gratis kepada warga sebagai hidangan berbuka puasa.

Ratusan warga akan berdatangan ketika mendekati waktu azan Salat Magrib tiba. Mereka terlebih dulu mengikuti pengajian di dalam masjid. Pengajian tersebut akan selesai ketika mendekati waktu azan. Setelah itu, mereka akan duduk di bagian sisi kanan masjid.

Di bagian masjid tersebut, pengurus masjid telah terlebih dulu menata mangkuk ukuran kecil berisikan bubur India. Mangkuk itu berjajar rapi dengan dilengkapi satu gelas minuman hangat baik teh maupun susu cokelat, serta sepotong buah semangka. Warga menempatkan diri di titik dekat mangkuk. Begitu azan bergema, mereka segera menyantap bubur India dan lainnya.

Dilansir dari laman humas Prov. Jateng, Sabtu (25/3/2023), pengurus dan Takmir Masjid Jami Pekojan, Ahmad Ali menjelaskan, selama bulan Ramadan, pengurus masjid mengadakan buka puasa bersama. Kegiatan itu dilakukan setelah diawali kegiatan pengajian terlebih dahulu.

Menurutnya, kegiatan buka bersama dengan menu bubur India sudah berlangsung 100 tahun. Kebiasaan membuat bubur telah berlangsung lama. Sampai saat ini, rutinitas buka puasa bersama menu bubur India masih berlangsung setiap kali Ramadan. Masjid akan terus menyediakan menu ini sampai malam Lebaran Idul Fitri tiba.

Setiap kali membuat bubur, pengurus masjid menghabiskan sekitar 22 kilogram beras per hari. Takaran beras sejumlah itu bisa menghasilkan 300 porsi bubur. Dengan dipadu santan kental hingga rempah seperti serai, kayu manis, jahe, daun salam, wortel, daun bawang, dan bawang merah.

Proses pembuatannya, jelas generasi keempat pembuat bubur India di Masjid Pekojan ini, dimulai sejak pukul 11.00 WIB. Proses masak harus selesai ketika waktu Salat Asar tiba, karena selepas Asar, pengurus masjid harus membagikan bubur ke mangkuk.

Tradisi ini bermula dari adanya pedagang asal India yang berdagang ke Semarang. Mereka tidak hanya berdagang tapi juga berdakwah. Selama di Semarang, mereka berdomisili di Masjid Pekojan dan sekitarnya. she

You Might Also Like

Polisi Ungkap Pengoplos Gas Subsidi ke Non Subsidi Wilayah Karanganyar dan Sukoharjo Yang Raup Keuntungan Rp 40 juta
Hadirkan KPK RI, Semen Gresik Gelar Learn & Share Antigratifikasi di Lingkungan Perusahaan
Wali Kota Siapkan Anggaran Pemugaran Makam Kiai Sholeh Darat
Adang Radikalisme Agama, Alumni Al Azhar Mesir Sosialisasikan Moderasi Islam
Kota Tegal Perpanjang Siswa Belajar di Rumah sampai 30 April
TAGGED:berbuka puasabubur pekojan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?