By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Rawan Gesekan Massa, Ketua APDESI Demak Serukan Takbir Mursal Damai
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Rawan Gesekan Massa, Ketua APDESI Demak Serukan Takbir Mursal Damai

Last updated: 16 April 2023 20:26 20:26
Jatengdaily.com
Published: 16 April 2023 20:26
Share
Supriyanto. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)- Ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, demikian pula tradisi ‘Takbir Mursal’ dan masyarakat Demak di malam menjelang Idul Fitri. Beramai-ramai takbiran keliling dari kampung ke kampung, sembari mengusung replika tokoh kartun, binatang, atau pun masjid berhias lampu warna-warni.

Demi menjaga keamanan dan kondusifitas, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Demak Supriyanto mengajak seluruh masyarakat melalui kepala desa masing-masing untuk bertakbir mursal damai. Tanpa ada gesekan antar kelompok, atau bahkan antar kampung bahkan desa.

“Saya minta seluruh rekan kepala desa yang tergabung dalam APDESI untuk mengawasi betul kegiatan takbir keliling di malam Lebaran. Termasuk berkoordinasi dengan lintas sektor seperti personel Babinsa dan Babinkamtibmas,” ujarnya, Minggu (16/4/2023).

Disebutkan kegiatan yang diselenggarakan setahun sekali itu memang kerap terjadi gesekan antar warga. Namun karena sudah tradisi, sulit dihindarkan. Maka meski demikian pihaknya tidak melarang dan mempersilakan warga untuk melakukan takbir keliling, asalkan dengan syarat tetap menjaga kondusifitas.

Selain itu sesuai kesepakatan para tokoh alim ulama di Kabupaten Demak, lanjut kepala desa Surodadi ini, peserta takbir nursal agar tidak memamerkan replika ogoh-ogoh atau patung atau benda yang bernyawa dalam arak-arakan. “Replika yang bernyawa dihimbau untuk tidak dipamerkan saat takbir keliling, diganti dengan benda mati. Seperti Ka’bah, Masjid Demak dan sebagainya,” tandasnya. rie-she

You Might Also Like

Jovi Amore Mengcover Tembang Melukis Senja Milik Budi Doremi
Tinjau RSUD Musi Rawas Utara, Presiden Jokowi Senang SDM Dokter Lengkap
Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
Sennheiser Sound Journey Pukau Para Audiophile di Semarang
Sebanyak 3 Hektar Lahan Jati dan Karet Terbakar Akibat Karhutla di Sragen dan Klaten
TAGGED:APDESI Demak
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?