By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Rektor Baru UNS Dilantik
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Rektor Baru UNS Dilantik

Last updated: 16 April 2019 17:23 17:23
Siti
Published: 16 April 2019 17:23
Share
Foto bersama rektor baru UNS, Jamal Wiwoho dan rektor lama Rafik Karsidi didampingi istri masing-masing usai pelantikan. Foto/dok/LLDikti
SHARE

SOLO- Menristekdikti Prof M Nasir melantik Prof Dr Jamal Wiwoho sebagai rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, untuk periode 2019-2023 menggantikan Prof Dr Rafik Karsidi yang telah habis masa jabatannya. Pelantikan sendiri berlangsung di Jakarta, baru-baru ini. Sedangkan serah terima jabatan antara rektor baru dan lama di kampus UNS.

“Selama berlangsungnya proses pergantian hingga terpilihnya rektor baru UNS segala kegiatan berjalan lancar. Kedepan UNS berharap adanya kebersamaan internal yang terbangun dalam mendukung kinerja rektor yang baru, “ kata Rafik selaku rektor lama menyampaikan kata sambutan pada kesempatan pelantikan sekaligus serah terima jabatan di kampus UNS, kemarin.

Sementara itu, rektor baru Jamal Wiwoho menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh jajaran pimpinan UNS, utamanya Ketua senat dan Sekretaris dan Anggota senat yang telah berhasil menyelenggarakan proses pemilihan rektor dengan sangat baik dan lancar.

“Hal ini sungguh tidak mungkin saya lupakan, bahwa proses pemilihan rektor UNS telah berhasil menciptakan suasana kondusif, kekeluargaan dan diakhiri dengan musyawarah dan mufakat. Semoga peristiwa yang baru pertama kali terjadi di UNS ini dapat menjadi contoh yang baik bagi perguruan tinggi lain,” pintanya.

Dijelaskan, peristiwa musyawarah dan mufakat ini sebagai bukti bahwa menyandang predikat UNS sebagai kampus benteng Pancasila adalah tidak salah.

“Kami telah membuktikan bahwa mengelola perguruan tinggi yang besar utamanya dalam alih kepemimpinan, ternyata juga dapat dilakukan dengan mengedepankan nilai-nilai musyawarah dan mufakat sebagaimana tertuang dalam sila ke-empat Pancasila.

Prof Dr Jamal Wiwoho juga memaparkan bahwa proses pemilihan rektor di UNS diapresiasi Menristekdikti, karena salah satu faktor penting penentu bagi perguruan tinggi yang maju dan bermutu, serta dewasa adalah bagaimana perguruan tinggi tersebut saat terjadi pergantian pimpinan tidak mengalami kegaduhan. she

You Might Also Like

Banjir Demak, 35.984 Jiwa Terdampak 215 Hektar Sawah Terendam
KPK Sita Aset Rafael Alun, Rumah Kontrakan Hingga Mobil
Perbaikan Lebih Cepat dari Target Awal, SKKL JaSuKa Milik Telkom Kembali Normal
Covid-19 di Jateng Masih Ngegas, Dinkes Diminta Lakukan Tracing dengan Tuntas
Laudya Cynthia Bella Nggak Pede Jadi Ibu
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?