By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Antisipasi Kecelakaan, Mbak Ita Dorong Polrestabes Bangun Posko dan ETLE di Silayur
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Antisipasi Kecelakaan, Mbak Ita Dorong Polrestabes Bangun Posko dan ETLE di Silayur

Last updated: 15 Agustus 2023 07:22 07:22
Jatengdaily.com
Published: 15 Agustus 2023 07:22
Share
Mengantisipasi peristiwa kecelakaan agar tidak terulang di Jalan Silayur, Ngaliyan, Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu terus melakukan koordinasi dan berdiskusi dengan Kapolrestabes Semarang.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mengantisipasi peristiwa kecelakaan agar tidak terulang di Jalan Silayur, Ngaliyan, Wali kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu terus melakukan koordinasi dan berdiskusi dengan Kapolrestabes Semarang. “Dari kami memang sudah menyiapkan rambu-rambunya. Tetapi kalau untuk peraturan dan pelanggaran, ini sudah masuk ke dalam wewenang Polrestabes,” terang perempuan yang akrab disapa Mbak Ita, Senin (14/8) di Balaikota.

Mbak Ita juga menjelaskan bahwa pada pengecekan KIR beberapa waktu lalu, ditemukan banyak yang sudah lewat tenggang perpanjangan. Padahal KIR adalah hal wajib yang harus dimiliki kendaraan yang difungsikan sebagai angkutan. Sehingga ini perlu menjadi hal yang harus diantisipasi untuk mencegah kejadian-kejadian yang tidak diinginkan ketika berkendara.

“Kemudian yang kedua juga jam masuknya, ya, jam-jam kendaraan boleh lewat atau tidak. Ambil contoh saja di Jakarta itu, kan, ada batasan-batasan untuk masuk ke sana jam berapa,” sambungnya.

Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang itu kemudian menyarankan untuk dibuatkan posko atau ETLE guna mengawasi lalu lalang truk pengangkut barang di kawasan tersebut. “Memang kemarin sudah saya rapatkan, yang pertama ini kan mereka truk-truk besar biasanya untuk transportasi ekspor, lalu lalang-nya tergantung kapan shipping-nya. Makanya saya menyarankan coba dicarikan lah gitu parkir di sana,” jelasnya.
Baca Juga: Pemerintah Atasi Kualitas Udara Buruk di Jabodetabek, Diantaranya Pemberlakuan WFH
“Kemudian yang kedua, saya juga usul untuk dibuatkan semacam posko bersama atau mungkin pakai ETLE,” imbuh Mbak Ita. Menurutnya, keberadaan posko atau ETLE ini dapat menjaring kendaraan-kendaraan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi kendaraan yang sudah habis masa KIR-nya. Dirinya juga sudah meminta Dinas Perhubungan untuk membuat rekayasa-rekayasa lalu lintas untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Kalau saya, sih, untuk yang paling mudah, ya, membuat posko. Jadi di sana kan kalau lewat kalau ada posko, orang kan pasti takut gitu. Biarpun sebenarnya ini kan kucing-kucingan saja,” pungkas Mbak Ita.St

You Might Also Like

Pasutri Ditemukan Meninggal di Kamar
Korban Meninggal Dunia Atas Bencana Hidrometeorologi Aceh, Sumut dan Sumbar Jadi 303 Jiwa
Presiden Jokowi Batuk 4 Minggu Karena Polusi Udara Jakarta Memburuk
Jumat Malam Besok, Buya Yahya Ceramah Isra Mikraj di MAJT
Dialog Kebangsaan di USM, Prof Sudharto Sebut Kampus Harus jadi Pusat Pemikiran
TAGGED:Antisipasi KecelakaanBangun Posko dan ETLEdi SilayurDorong PolrestabesJokowiMbak ItaPrabowoRoky GerungTanjakan seram silayur
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?