By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Presiden Jokowi Batuk 4 Minggu Karena Polusi Udara Jakarta Memburuk
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Presiden Jokowi Batuk 4 Minggu Karena Polusi Udara Jakarta Memburuk

Last updated: 15 Agustus 2023 05:06 05:06
Jatengdaily.com
Published: 15 Agustus 2023 05:06
Share
Presiden. Foto: setpres
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menerangkan, bahwa dampak polusi udara Jakarta dan sekitarnya yang makin mengkhawatirkan beberapa pekan terakhir.

Salah satunya Presiden Joko Widodo mengalami batuk selama hampir 4 pekan.

“Presiden Jokowi minta dalam waktu satu minggu ini ada langkah konkret karena Presiden sendiri sudah batuk katanya sudah hampir 4 minggu,” ungkap Sandiaga dilansir dari laman PMJenws, Selasa (15/8/2023).

“Beliau belum pernah merasakan seperti ini dan kemungkinan, dokter menyampaikan, ada kontribusi daripada udara yang tidak sehat dan kualitasnya buruk,” tuturnya menambahkan.

Menurutnya, udara buruk di Jabodetabek berdampak pada event atau wisata olahraga.

Ia melanjutkan, banyak calon peserta sport tourism atau wisata berbasis olahraga mempertimbangkan udara buruk di kawasan Jabodetabek.

“Jika tidak ditangani dengan baik, ini akan berdampak buruk terhadap reputasi maupun juga penyelenggaraan event tersebut,” ucapnya.

“Akhirnya berdampak juga pada penurunan minat untuk berwisata terutama di wilayah Jakarta yang tetap menjadi gerbang wisatawan nomor dua setelah Bali dan Kepri, tiga teratas untuk kunjungan wisatawan mancanegara,” tandasnya. she 

You Might Also Like

Unissula Gelar Summer Camp Internasional, Diikuti Mahasiswa dari 8 Negara
Patuhi PPKM, MAJT Ditutup untuk Umum hingga 20 Juli
Posko Terpadu Lebaran Jateng Siaga 24 Jam, Dibuka 24 Maret 2025 sampai 8 April 2025
Beri Inspirasi bagi Mahasiswa, Samuel Wattimena Ajak Anak Muda Menjadi Pemain Global
Deddy Mizwar Siapkan ‘Para Pencari Tuhan Jilid 19’
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?