SEMARANG (Jatengdaily.com)- Ketua STIE Semarang Cahyani Tunggal Sari SE MM MA mengatakan, untuk bisa bersaing dalam merebut pangsa kerja, lulusan STIE Semarang tidak hanya lulus dengan membawa ijazah saja, namun juga mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI). SKIP ini menurutnya penting karena berisikan keterangan terkait keahlian yang dimiliki lulusan.
”Kami membekali mereka dengan sejumlah ketrampilan kewirausahaan, digital marketing dan digital acounting,” jelasnya, Sabtu (30/9/2023) saat melepas wisuda Sarjana Program Studi S1 Akuntansi dan S1 Manajemen, Periode ke 35.
Acara wisuda ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada wisudawan terbaik. Dengan berakhirnya acara wisuda ini, para lulusan STIE Semarang periode 35 melangkah ke depan untuk menghadapi dunia dengan keyakinan dan semangat baru. Mereka siap menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh selama studi mereka untuk mencapai sukses dalam berbagai bidang pekerjaan dan berkontribusi pada kemajuan masyarakat.
”Semoga para lulusan ini dapat terus menginspirasi dan mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Selamat kepada seluruh lulusan,” jelasnya.
Pada periode ini, STIE Semarang melepas 112 wisudawan yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras mereka selama masa studi. Para lulusan telah menjalani
berbagai ujian, penelitian, dan presentasi, yang semuanya berkontribusi pada kematangan akademik dan profesional mereka.
Dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Bhimo Widyo Andoko SH MH yang sekaligus memberikan sambutan. Bhimo memberikan pesan kepada wisudawan agar tetap kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. LLDIKTI juga memastikan semua wisudawan STIE Semarang valid dan sah
”Tetap belajar, memiliki kompetensi yang spesifik, menciptakan peluang dan mengeksplor kemampuan agar menjadi peluang, jangan lupa menjaga keseimbangan kehidupan, dan selalu optimis dalam hidup,” jelasnya. she


