By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Proses Pembangunan Tanggul Laut Semarang Bergulir
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Proses Pembangunan Tanggul Laut Semarang Bergulir

Last updated: 25 September 2019 07:24 07:24
Jatengdaily.com
Published: 25 September 2019 07:23
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambut baik adanya penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol Semarang – Demak, dimana terintegrasi dengan pembangunan tanggul laut Kota Semarang. Dengan adanya penandatanganan tersebut maka, proses pembangunan tanggul laut Kota Semarang resmi bergulir.

“Tanggul Laut akan menjadi satu kesatuan sistem penanggulangan rob dan banjir, yang Alhamdulillah mendapat support dari Pemerintah pusat lewat Kementrian PUPR,” ujar  Hendi, Rabu (25/9).

Adapun penandatanganan perjanjian pengusahaan tersebut dilakukan oleh PT PP (Persero) Tbk melalui PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Acara penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT PP Semarang Demak Handoko Yudianto bersama Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dan disaksikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani, Direktur Utama PTPP Lukman Hidayat, serta Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

Selain itu, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Penjaminan Tol Semarang-Demak oleh Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) Muhammad Wahid Sutopo dan Lukman Hidayat.

Ada juga penandatanganan Perjanjian Regres Tol Semarang-Demak antara Basuki Hadimuljono dengan Muhammad Wahid Sutopo.

Terkait hal itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi merasa bersyukur karena Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR dan Kementerian Keuangan terus memberikan dukungan terhadap pengembanga Kota Semarang, termasuk untuk pembangunan Tanggul Laut, sehingga rob dan banjir yang menjadi masalah di Kota Semarang dapat tuntas tertangani.

Hal ini menjadi proyek strategis yang diharapkan dapat berjalan lancar dan sehingga hasilnya cepat dinikmati oleh masyarakat.

Adapun Jalan tol Semarang – Demak sepanjang 27 Km yang terintegrasi dengan tanggul laut Kota Semarang memiliki nilai investasi mencapai 15,3 triliun, yang diupayakan menggunakan skema KPBU (Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha).

Proyek tersebut dimulai pembangunannya pada akhir 2019 dan ditargetkan rampung pada 2021. Pembangunan ini akan terbagi dalam II seksi, yakni seksi I Kota Semarang dan seksi II Kabupaten Demak.

Ketika pembangunan tol terintegrasi tanggul laut ini selesai, diharapkan akan mengurangi dampak banjir rob yang selama ini terjadi di kawasan Semarang Utara, Kaligawe dan Genuk.

Di mana selama ini dalam penanganan banjir dan rob di wilayah Semarang Utara, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana bersama dengan Pemerintah Kota Semarang mengaktifkan pompa-pompa pada sistem polder sehingga banjir rob yang kerap menggenangi jalan nasional, kawasan industri dan pemukiman penduduk di Semarang Utara dapat dikendalikan.

Di sisi lain, Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengungkapkan, kebahagiaannya sebagai orang kota Semarang atas pembangunan ini.

Karena itu, seperti menengok lagi masa kecil yang sangat berbahagia dan senang sekali, berbahagia hari ini kita telah membangun separuh dan akan meneruskan seluruh pembangunan jalan tol Jakarta – Demak.

“Sekaligus paling penting berintegrasi dengan pembangunan tanggul laut kota Semarang” ungkap Sri Mulyani.

Sri Mulyani ingin Kota Semarang kembali menjadi salah satu pelabuhan besar seperti pada zaman penjajahan Belanda yang menghubungkan perekonomian Jawa dengan perekonomian Eropa.

“Dengan demikian, Pulau Jawa akan mengulang zaman keemasan ketika menjadi salah satu destinasi dari kegiatan ekonomi yang terkoneksi secara sangat efisien dengan pusat-pusat perdagangan dunia” pungkasnya.Ugl–st

You Might Also Like

SIG Bantu Pengembangan Usaha Mikro dan Infrastruktur Pertanian di Kabupaten Gresik dan Lamongan
Sistem Aquaponik Cerdas Solusi Pertanian Berkelanjutan untuk Pengrajin Batik
MKn Unissula Gelar Matrikulasi, Sejak Awal Bekali Mahasiswa Materi Proses Menjadi Notaris dan PPAT
Arus Balik Padat, Menhub Minta Masyarakat Kembali Setelah 8 Mei 2022
Banyak Prestasi Cemerlang, Arttini Dikukuhkan Jadi Guru Besar ke 37 Unissula
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?