By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Terobosan Mbak Ita lewat SemBiz 2023 Mendapat Apresiasi Kalangan Akademisi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Terobosan Mbak Ita lewat SemBiz 2023 Mendapat Apresiasi Kalangan Akademisi

Last updated: 12 Desember 2023 21:03 21:03
Jatengdaily.com
Published: 12 Desember 2023 21:03
Share
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat membuka Semarang Business Forum atau SemBiz 2023 sukses digelar di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Kamis (7/12/2023) lalu. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Semarang Business Forum atau SemBiz 2023 sukses digelar di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Kamis (7/12/2023).

Pengamat Ekonomi Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Heri Prabowo mengatakan, proses jemput bola yang dilakukan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu merupakan sebuah terobosan.

Mbak Ita, begitu akrab disapa, menurutnya punya ide lain untuk menawarkan berbagai keunggulan yang dimiliki Kota Semarang kepada para investor. “Kalau saya melihat, yang disampaikan Wali Kota ada kebijakan-kebijakan yang lebih istimewa untuk investor terkait program investasi yang direncanakan jangka panjang,” kata Heri, di Semarang, Selasa (12/12/2023).

SemBiz 2023, menurutnya menjadi sarana lebih luas para investor mendalami Kota Semarang. Mbak Ita dinilai memahami potensi tersebut dengan mensosialisasikan ke skala nasional.

Heri berkata, ada dua poin yang hendak diinginkan Mbak Ita. Selain membuat kebijakan SemBiz juga membangun tren perbincangan bahwa Semarang sebagai kota yang asyik untuk investasi.

“Katakanlah kalau dulu investasi hanya mengerucut di kota-kota besar, sekarang salah satu gebrakan yang diambil Mbak Ita adalah membuat tren perbincangan investasi ataupun potensi yang ada di Kota Semarang,” katanya.

Dalam artian dua poin tersebut saling berkaitan. Melalui kebijakan pertama, ketika membangun informasi di publik secara otomatis akan menyentuh perbincangan investasi di Kota Semarang.

“Arahnya saya juga melihat ada kemudahan bagi investor datang ke Kota Semarang. Termasuk ketersediaan sumber daya alam, selain itu juga harus ada analisis merujuk ke sektor yang dilirik para investor,” katanya.

Heri menyampaikan, ketersediaan tenaga kerja yang siap kerja juga bagian penting dalam penawaran investasi. Dia menyebut, Kota Semarang tidak menjadi lokasi yang dikhawatirkan para investor untuk mencari tenaga kerja.

Gambaran yang perlu diperhatikan yaitu, Kota Semarang memiliki banyak perguruan tinggi yang mencetak sumber daya manusia (SDM) kompeten. Mulai dari jenjang vokasional hingga sarjana.

“Perguruan tinggi di Kota Semarang ini sebagai kekuatan ketika misalnya untuk kebutuhan terkait dengan tenaga kerja,” katanya.

Bagi Heri, beberapa yang hendak dicapai Mbak Ita tersebut merupakan masterplan di balik penawaran investasi tiga klaster prioritas yang akan dikembangkan. Tak lain, upaya itu untuk membangun Kota Semarang lebih tertata.

“Dari sisi regulator sudah menyiapkan peluang tinggal respons dari para investor. Tentu investor akan memperhatikan margin efisiensi of capita atau tingkat pengembalian suatu proyek yang akan diinvestasikan,” katanya.

Kendati begitu, dia menilai suku bunga, dan situasi ekonomi industri secara makro selama ini yang merupakan domain pemerintah pusat berjalan baik. Termasuk politik keamanan secara nasional juga tampak baik.

Perlu diketahui, dalam Sembiz 2023 ini berkolaborasi dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng). Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menawarkan investasi pada tiga klaster prioritas.

Pertama, Klaster Pemkot Semarang mencakup Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Jatibarang, Simpanglima Underground, Plaza Simpang Lima, Semarang Exhibition, Pengembangan Hutan Kota Tinjomoyo, dan Pengembangan Taman Lele.

Kedua, Klaster Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berupa Semarang Zoo, dan ketiga Klaster Privat yang mencakup Pearl of Java atau PoJ, Kawasan Industri Wijayakusuma, dan Graha Padma.St

You Might Also Like

29.218 Kasus Sembuh COVID-19 di Jateng
Penantian Lama Dibayar Tuntas, Atikoh Merasa Terharu saat Menyapa Ratusan Muslimat NU Sumedang
Hadapi Jepang dan Arab Saudi, Timnas Indonesia Panggil 27 Pemain
Terapkan Teknologi Berbasis Industry 4.0, SIG Raih Dua Penghargaan INDI 4.0 Tahun 2024
Polder Semarang Tawang Hadirkan Ruang Publik Sehat Jogging Track
TAGGED:Mendapat Apresiasi Kalangan AkademisiSemBiz 2023Terobosan Mbak Ita
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?