By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemkot Semarang Terus Genjot Upaya Penanganan Banjir
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemkot Semarang Terus Genjot Upaya Penanganan Banjir

Last updated: 19 Februari 2024 18:43 18:43
Jatengdaily.com
Published: 19 Februari 2024 18:43
Share
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat mengecek proses pembersihan saluran di beberapa wilayah, baru-baru ini.Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyatakan, upaya penanganan banjir terus ditingkatkan dengan menambah kapasitas pompa dan normalisasi saluran air.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (Kabid SDA) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Mochamad Hisam Ashari menyebut, penambahan pompa dan normalisasi saluran air akan dilakukan tahun ini.

Dia menjelaskan, normalisasi saluran dilakukan bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana. Misalnya saluran air sepanjang Kaligawe sampai Jembatan Gotong Royong di Tlogosari.

“Tahun ini lai berjalan untuk normalisasi mulai Kaligawe sampai Tlogosari,” kata Hisyam, Senin (19/2/2024).

Hisyam mengatakan, normalisasi tersebut akan membuat aliran air menuju Rumah Pompa Tenggang lancar. Sebab, Jembatan Nogososro di Tlogosari yang awalnya rendah menjadi penghambat telah dinaikkan. Pihaknya juga akan menyeleraskan normalisasi yang dilakukan BBWS Pemali Juana dengan melakukan peningkatan saluran yang berada di Tlogosari.

“Jadi talut saluran yang sudah miring-miring itu tahun ini kami perbaiki. Sehingga aliran dari Tlogosari ke Tenggang lancar,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan di bagian Timur ini sedang dikebut pengerjaannya. Pasalnya, pada tahun sebelumnya wilayah yang menjadi aliran menuju Rumah Pompa Tenggang dan Sringin tersebut acap kali dilanda banjir.

“Kalau tahun kemarin yang besar ada di wilayah Timur, Tenggang dan Sringin. Untuk musim hujan kali ini kami sudah melakukan beberapa upaya dan terus berupaya lagi,” katanya.

Pihaknya mengakui, Rumah Pompa Kali Sringin terbebani oleh aliran Kali Tenggang. Namun dengan dilakukan normalisasi di Kali Tenggang beban tersebut akan segera berkurang.

Termasuk, BBWS Pemali Juana sebagai pelaksana utama akan menambah pompa di Rumah Pompa Pasar Waru dan Kandang Kebo untuk mengurangi beban tersebut.

“Kami, tahun ini juga akan menambah kapasitas pompa di Trimulyo, karena selama ini kapasitas pompa masuk Sringin kurang. Sehingga tahun ini kami bangun rumah pompa, sekalian penambahan kapasitas pompanya hampir dua kali lipat dari yang sekarang,” ujarnya.

Kini, pihaknya juga terus melakukan analisa di sejumlah ruas jalan Kota Semarang yang sering tergenang air. Beberapa saluran yang tak mampu menampung debit air masuk daftar normalisasi.

“Kami masih melakukan pemantauan di sejumlah ruas jalan. Setiap kali hujan kami turun menganalisa apa-apa yang menjadi penyebab. Beberapa jalan ada yang masih tergenang, seperti Jalan Tanjung nanti salurannya akan kami normalisasi,” ujarnya.

Dia mencontohkan, sejumlah drainase yang dinormalisasi tahun lalu seperti di sepanjang Jalan Tentara Pelajar, Kedungmundu, dan Jalan Imam Bonjol sudah lancar.

“Peningkatan tersebut membuat banjir tidak seperti tahun-tahun kemarin. Termasuk di Imam Bonjol karena drainase terus berkelanjutan, kemarin salurannya, tahun ini kami tambah kapasitas pompa yang ada di sana,” tuturnya.

Upaya tersebut, menurutnya, tak lepas dari peran dan perhatian Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu yang aktif memantau penanganan banjir di lapangan. Pihaknya berharap masyarakat dapat bekerja sama mencegah terjadinya banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air.

“Bu Ita (sapaan akrab Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu-red) sangat memperhatikan upaya penanganan banjir,” tegasnya.St

You Might Also Like

Banjir Surut, Warga Pengungsi di Kota Tegal Pulang ke Rumah
Solusi Digital Berbasis AI dari Indibiz, Telkom Bantu Tingkatkan Perkembangan Bisnis
Atasi Pembakaran Limbah, Dibentuk Satgas Penanggulangan Limbah B3 Karangdawa
Watu Lempit, Destinasi Wisata Baru di Girikusuma Mranggen Demak
Ratusan Peserta Ikuti Jalan Sehat Dies Natalis Ke-38 USM, Disediakan Doorprize Motor Genio
TAGGED:Pemkot SemarangTerus Genjot Upaya Penanganan Banjir
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?