By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: FOTO: Fenomena Tahunan, Desa Ditenggelamkan Waduk Muncul Lagi
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
Foto

FOTO: Fenomena Tahunan, Desa Ditenggelamkan Waduk Muncul Lagi

Jatengdaily.com
Published: 19 Oktober 2019 17:29
Share
Ilustrasi. Foto: JD/yds
SHARE

WONOGIRI (Jatengdaily.com) – Wuryantoro merupakan salah satu kecamatan yang sebagian wilayahnya harus terkena proyek pembangunan Waduk Gajah Mungkur tahun 1980-an. Kecamatan lain yang terkena Ngadirojo, Nguntoronadi, Baturetno, Giriwoyo, dan Eromoko.

Ribuan warga di kecamatan ini pun harus transmigrasi karena permukimannya terkena genangan waduk. Rumah, bangunan dan areal pertanian milik warga pun ditinggal transmigrasi karena ditenggelamkan air waduk.

Dan, menjadi fenomena tahunan, ketika musim kemarau dan volume air waduk menyusut, bekas desa yang ditinggal warga tersebut muncul lagi. Seperti tahun 2019 ini, kemarau panjang hingga bulan Oktober membuat jejak desa itu muncul lagi. Bisa dilihat di daerah genangan belakang Pasar Wuryantoro.

Sumur milik warga merupakan salah satu benda peninggalan warga yang paling banyak ditemukan lagi saat waduk susut. Sebagian besar sumur tersebut masih utuh dan ada airnya. Foto: yds


Sisa tembok bangunan yang diperkirakan kamar mandi/WC beserta septictank yang masih bisa dilihat. Di dekatnya juga masih terlihat pondasi batu rumah yang berbentuk kotak. Foto: yds


Selain bangunan, makam-makam lawas juga bermunculan di areal genangan waduk tersebut. Makam-makam ini menurut warga hanya sebagian yang ditinggal keluarganya saat waduk menggenang, sedang sebagian lainnya dipindah ke daerah yang lebih tinggi. Foto: yds


Sebuah nisan yang relatif masih utuh, meskipun bertahun-tahun terendam air waduk. sebagian dari nisan ada yang tinggal pondasi batunya dan berserakan di areal bekas makam. Foto: yds


Saat waduk kering seperti bulan-bulan ini, kita bakal melihat banyak perahu yang ditambatkan begitu saja di areal dasar waduk. Para nelayan setempat memang banyak yang tak mencari ikan karena susutnya air. Foto: yds


You Might Also Like

FOTO: Menyusuri Kemusu-Juwangi yang Terdampak Kekeringan
FOTO: Lampion Imlek Solo – Kebersamaan dalam Keberagaman
FOTO: Melihat Puncak Merapi dari Beberapa Sisi
FOTO: Ketenangan Warga Lereng Gunung Merapi Sepanjang 2019
FOTO: Saat Petani Perang Lawan Tikus dan Burung
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?