By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Kemenkes: Ulat Bulu Bisa Bunuh Manusia Hoaks
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kemenkes: Ulat Bulu Bisa Bunuh Manusia Hoaks

Jatengdaily.com
Published: 28 Februari 2024 09:20
Share
Ulat bulu. Foto: pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Baru-baru ini, beredar konten dimedia sosial yang menyatakan bahwa ulat berbulu dapat menyebabkan kematian dalam waktu empat jam setelah menyuntikkan racunnya. Namun, asal usul ancaman dari ulat berbulu ini belum jelas.

“Faktanya memang beracun, tapi tidak ada fakta yang menyebutkan kalau ulat ini bisa membunuh manusia. Hoaks (berita tidak benar) itu,” kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan M Syahril melalui keterangan resminya dilansir dari laman Infopublik, Rabu (28/2/2024).

Jika terkena sengatan ulat berbulu ini, hal pertama kali harus dilakukan adalah mencuci area tubuh yang terkena sengatan dengan sabun dan air untuk mengurangi rasa sakit. Anda juga disarankan menggunakan krim anti-gatal jika sengatan mulai terasa gatal.

“Segera ke dokter sekiranya ada alergi terhadap gigitan serangga atau jika dirasa gejala terasa lebih parah,” kata Syahril.

Faktanya ulat yang dimaksud merupakan puss caterpillar atau ulat kucing atau ulat asp yang banyak ditemukan di wilayah selatan Amerika Serikat. Ulat ini dapat tumbuh dengan panjang sekitar 1 inci dan ditutupi oleh bulu berwarna abu abu dan oranye.

Ulat ini memiliki kelenjar racun yang terletak di dasar tubuh dan tersembunyi di antara bulunya yang lebat. Sengatan ulat ini dapat menimbulkan reaksi yang berbeda pada setiap orang. Sengatan ulat ini hanya berbahaya bagi orang yang menderita reaksi ekstrem terhadap gigitan serangga. she 

You Might Also Like

Kuliah Praktisi Magister Hukum USM Hadirkan Tokoh Nasional, Bahas Penegakan Hukum Pemilu di Era Digital
Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial
Hendi Manfaatkan Tarawih jadi Ajang Silaturahmi
Berikut Daftar Tim yang Lolos ke Babak 16 Besar Liga 4 2024/2025
Rayakan HUT ke-27, Bank Mandiri Gelar Pasar Murah di Semarang
TAGGED:Ulat Bulu
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?