By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tingkatkan Budaya Literasi, Peran Perpustakaan Masih Dibutuhkan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tingkatkan Budaya Literasi, Peran Perpustakaan Masih Dibutuhkan

Last updated: 13 Mei 2024 08:38 08:38
Jatengdaily.com
Published: 8 Mei 2024 08:25
Share
SHARE

MUNGKID (Jatengdaily.com) – Sebagai bahan masukan untuk menyusun Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dalam rangka peningkatan budaya literasi di kalangan masyarakat, Komisi A melakukan diskusi di Dinas Perpustakaan & Kearsipan (Dispuspa) Kabupaten Magelang, belum lama ini. Komisi A DPRD Provinsi Jateng juga melihat minat baca masyarakat terhadap buku masih baik. Seperti disampaikan Kepala Dispuspa Wisnu Argo Budiono, sampai sekarang masih banyak masyarakat yang datang ke perpustakaan untuk membaca.

Dari kondisi itu, ia menilai budaya literasi di Kabupaten Magelang masih cukup baik. Untuk mengimbangi derasnya arus digital, pihaknya juga menyediakan akses secara online yakni penyediaan e-Book.

Kepala Dispuspa Wisnu Argo Budiono memberikan penjelasan kepada anggota Komisi A DPRD Jateng. Foto:dok

“Kami sangat berterimakasih atas kunjungan dan dukungan Komisi A terhadap perpustakaan. Kami juga mendukung upaya Komisi A yang akan menyusun Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dalam rangka peningkatan budaya literasi di kalangan masyarakat,” katanya.

Dalam upaya itu, pada tahun ini dispuspa menetapkan target replikasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial tahun 2024. Di antaranya target jangka pendek menargetkan pendirian 3 perpustakaan desa, target jangka menengah ada 5 perpustakaan desa setiap tahunnya, dan target jangka panjang ada 190 perpustakaan desa.

“Dari angka diatas, sudah terealisasi 27 perpustakaan desa,” katanya bangga.

Anggota Komisi A DPRD Jateng foto bersama Kepala Dispuspa Wisnu Argo Budiono usai diskusi tentang peran perpustakaan. Foto:dok

Mendengarnya, Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Soetjipto mengaku apresiatif dengan kinerja pelayanan dispuspa. Ia berharap, dengan upaya-upaya yang dilaksanakan selama ini, dispuspa tetap mampu ‘menggugah’ budaya literasi masyarakat.

“Saat masuk ke gedung ini, yang membuat saya terkesan adalah kata-kata yang ada di depan, ‘Aku Datang, Aku Baca, Aku Bisa Sejahtera.’ Dari kata-kata itu, kita berharap perpustakaan mampu berperan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. Anf-st

You Might Also Like

Puisi-Puisi Keadilan Menggema di Sekretariat Satupena Jateng
Tausiyah Halalbihalal PWI Jateng, KH Fachrur Rozi: Bertumpuk-tumpuk Kebaikan Kadang Terhapus oleh Satu Kesalahan
Tim Pengabdian Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Undip Edukasi Literasi Jurnalisme Warga
Kunjungan ke Demak, Wapres Tinjau Penurunan Stunting
Presiden Jokowi Cabut Status Pandemi COVID-19 di Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?