By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Buntut Ibu-Ibu PKK Keracunan Makanan, 30 Orang Diperiksa Saksi, Polisi: Hasil Sampel Negatif Boraks
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Buntut Ibu-Ibu PKK Keracunan Makanan, 30 Orang Diperiksa Saksi, Polisi: Hasil Sampel Negatif Boraks

Last updated: 20 Juni 2024 17:17 17:17
Jatengdaily.com
Published: 20 Juni 2024 17:14
Share
Ilustrasi. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Polisi terus mendalami kasus keracunan massal yang terjadi di Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candi, Kota Semarang, pada Minggu (2/6/2024) lalu. Total 30 orang diperiksa keterangan saksi termasuk pemilik katering.

“Sudah diperiksa semua korban termasuk pemilik catering,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena, Kamis (20/6).

Meski sudah memeriksa saksi 30 orang saksi, namun pihak kepolisian belum menetapkan tersangka. Namun, pihaknya telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk memeriksa bahan baku untuk mengetahui kandungan apa yang terdapat di dalam makanan yang dihidangkan.

“Kita periksa sampel lima buah bakso dan lima buah mie keling. Hasilnya negatif boraks dan formalin. Sedangkan barang bukti lainnya seperti mi, cokelat pisang, telur gulung belum keluar hasilnya,” ujarnya.

Baca juga: Jateng Dapat 4.350 Pompa Air, Presiden Pantau Langsung

Tiga barang bukti makanan yang belum keluar hasilnya itu harus menunggu basi terlebih dahulu. Itulah yang menjadikan pihaknya sampai sekarang belum bisa menyimpulkan penyebab keracunan massal karena kelalaian atau masalah lainnya. “Hasilnya nanti kita sampaikan kembali. Karena anak pemilik catering juga alami keracunan dan dirawat sudah sembuh,” ujarnya.

Sebelumnya puluhan ibu-ibu di Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), mengalami keracunan massal, Minggu (2/6/2024). Ibu-ibu Arisan di Semarang Keracunan, 20 Orang Masuk Rumah Sakit Dugaan menguat karena mereka keracunan setelah mengonsumsi makanan yang disediakan pelaku jasa boga atau katering dalam kegiatan PKK. Mereka yang berjumlah 20 orang itu mengalami muntah-muntah hingga demam tinggi dan dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Roemani Semarang. adri-she

 

You Might Also Like

Kabar Gembira, Dana BOS dan PIP Pesantren Cair
Aksi Nyata Marimas Ecobricks Bersama Masyarakat Selamatkan Bumi
Aktivitas Merapi Meningkat, Warga Babadan 1 Kembali Mengungsi
Mahasiswa KKN Tematik Undip Membuat Teluk Awur Travel Guide sebagai Media Promosi Wisata
Polisi Tahan Tersangka Insiden Susur Sungai Sempor
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?