By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Musikalisasi Puisi Satupena Jateng Menggema di Hotel Grand Candi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Musikalisasi Puisi Satupena Jateng Menggema di Hotel Grand Candi

Last updated: 29 Juni 2024 16:31 16:31
Jatengdaily.com
Published: 29 Juni 2024 16:31
Share
Musikalisasi Puisi Satupena Jateng Menggema di Hotel Grand Candi. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Musikalisasi puisi dari Satupena Jawa Tengah menggema di lobi Hotel Grand Candi, Jalan Sisingamangaraja, Semarang, Jumat malam, 28 Juni 2024. Dua penyair anggota Satupena Jawa Tengah Yusri Yusuf dan Budi Utomo membacakan dan menyanyikan puisi-puisi diiringi oleh grup Band Rexio dalam even Friday Like Rock dengan manajer Sunuaji.

Dalam kesempatan itu, Yusri Yusuf selain membacakan puisinya berjudul “Reuni”, juga melantunkan puisi karya Chairil Anwar berjudul “Catetan 1946”. Sedangkan Budi Utomo membacakan sejumlah puisi yang bertema tentang keluarga disesuaikan dengan Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada tanggal 29 Juni 2024.

Ketua Komunitas Penggiat Musik Semarang Gunawan Permadi yang malam itu juga menyanyikan sejumlah lagu slow rock dengan ekspresif dan penuh penjiwaan mengatakan, penampilan teman-teman dari Satupena Jawa Tengah cukup mewarnai pentas musik Band Rexio tersebut. Namun memang masih perlu latihan lebih intensif, agar penampilan Satupena lebih kreatif sehingga lebih memikat dan menghibur.

Ketua Umum Satupena Jawa Tengah Gunoto Saparie menyatakan terima kasih karena para anggota Satupena mendapatkan kesempatan untuk membacakan dan melantunkan puisi-puisi di Grand Candi. Tentu saja masih terdapat beberapa kekurangan dalam penampilan mereka. Namun kolaborasi dan sinergi semacam ini perlu dilanjutkan, bahkan dikembangkan.

“Musikalisasi puisi dilakukan agar pembacaan puisi jauh lebih menarik. Dalam hal ini puisi dibawakan dengan cara dinyanyikan atau diberi iringan musik yang sesuai. Boleh dikatakan musikalisasi puisi merupakan bentuk penggabungan seni membaca puisi dengan seni musik,” tuturnya.

Malam itu kebetulan delegasi BKKBN Sulawesi Tenggara yang menginap di Hotel Grand Candi barusan kembali mengikuti kegiatan peringatan Harganas yang dipusatkan di Semarang. Begitu mereka memasuki lobi hotel sebagian langsung bergabung dan ikut menyemarakkan Friday Like Rock. Kegiatan Friday Like Rock ini sendiri diselenggarakan di setiap Jumat malam.St

You Might Also Like

Lestarikan Naskah Kuno, Dinperpusar Demak Gandeng Masyarakat
LVRI Gali Kisah Perjuangan Melalui Lomba Penulisan dan Poster
Dari Konferensi Internasional Fakultas Ushuludin dan Humaniora: Islam Nusantara Jadi Rujukan Negara Lain
Kecelakaan Maut di Exit Tol Bawen, Ternyata Sopir Truk Hanya Punya Sim A
Ratusan Anak Meriahkan Kemerdekaan dalam ‘Keagungan Indonesia’ Taman Indonesia Kaya
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?