DEMAK (Jatengdaily.com)- Tingginya biaya pengobatan masyarakat yang selalu meningkat setiap tahunnya mendapat sorotan. Karenanya Kemenkes RI pun membuat terobosan berupa Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer), dalam rangka deteksi dini penyakit sekaligus upaya preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat.
Seperti Desa Pasir Kecamatan Mijen yang telah melaksanakan Posyandu ILP di bawah pembinaan Puskesmas Mijen 2. Bahkan tak hanya memadukan pelayanan posyandu balita, remaja, usia produktif dan lanjut usia, kader-kadernya juga melakukan kunjungan ke rumah atau home visit bagi warga yang berhalangan hadir melakukan cek kesehatan ke Posyandu ILP.
Sehubungan itu lah Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE spontan mengapresiasi sinergitas yang telah tergalang. Terutama peran kader di Posyandu ILP Desa Pasir Mijen, yang disebut luar biasa.
“Kadernya wow. Posyandu ILP waktu pelaksanaannya sehari, pelayanan terpadu untuk semua usia dari 0 bulan sampai lanjut usia. Apalagi ada tambahan tugas home visit bagi warga yang berhalangan hadir di Posyandu ILP. Luar biasa peran kadernya. Kadernya pasti repot bukan main,” kata bupati, Rabu (04/09/2024).
Namun begitu keberhasilan Posyandu ILP mestinya bukan hasil kerja kader saja. Beruntung Desa Pasir, lanjut Bupati Eisti’anah, memiliki kades yang loma alias tidak pelit. Ditambah pula support dari Camat, dan jajaran Forkompimcam Mijen.
“Serta tentunya berkat binaan Kepala Puskesmas Mijen 2 dr Musbichin berikut jajaran nakes. Juga Dinas Kesehatan Kabupaten Demak, yang turut menfasilitasi pembekalan SDM maupun sarpras. Suatu sinergitas yang patut menjadi teladan,” ungkap bupati.
Di sisi lain, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Sri Pudji Astuti SKM MKes menjelaskan, sejauh ini telah ada 27 Posyandu ILP yang terintegrasi ke Puskesmas Pembantu (Pustu) dan 27 Puskesmas di Kabupaten Demak. Sehingga sangat membantu upaya preventif dari 14 penyakit tertentu, dan menekan angka berobat masyarakat.
“Keberhasilan Posyandu ILP adalah ketika masyarakat sejak dini dapat terdeteksi penyakit melalui sejumlah upaya pencegahan atau preventif. Sehingga menjadikan usia hidup semakin panjang, karena masyarakatnya sehat dan sejahtera,” pungkasnya. rie-she


