By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pembangunan di Semarang Sentuh Batas Kota
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pembangunan di Semarang Sentuh Batas Kota

Jatengdaily.com
Published: 19 Desember 2019 21:50
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Warga Kelurahan Rowosari, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang menyelenggarakan tasyakuran atas pembangunan yang dikerjakan oleh Pemerintah Kota Semarang di wilayahnya. Pembangunan tersebut salah satunya adalah betonisasi jalan yang terus dilakukan mulai tahun 2015 hingga tahun 2019, dengan anggaran lebih dari Rp 8 miliar.

Perhatian Pemerintah Kota Semarang terhadap wilayah Rowosari itu sendiri menjadi spesial, karena sebelumnya wilayah tersebut dinilai tak tersentuh pembangunan.

Hal itu karena Kelurahan Rowosari di Kecamatan Tembalang menjadi salah satu wilayah terluar Ibu Kota Jawa Tengah, yang menjadi batas kota Semarang dengan Kabupaten Demak dan Kabupaten Semarang.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang hadir dalam kegiatan tasyakuran tersebut meyakinkan, jika pembangunan di Rowosari terus dilanjutkan setiap tahunnya. Mengingat masih ada sekitar 300 meter jalan di arah masuk Tembalang melewati Krasak yang harus dibeton.

Sebabnya, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menyebutkan jika daya dukung aksesibilitas berpengaruh besar pada peningkatan ekonomi masyarakat, yang antara lain terlihat dari mulai banyaknya usaha yang dibuka di wilayah Rowosari, serta pembangunan properti yang mulai tumbuh.

“Oleh karena itu, tren baik ini harus kita jaga bersama dengan pola ‘Bergerak Bersama’. Mari kita bangun Kota Semarang menjadi lebih hebat dan lebih maju, dengan menjaga dan merawat lingkungan yang sudah kita bangun bersama,” ajak Hendi.

Dikatakan, yang penting guyub dan rukun. Kalau ada masalah bisa disampaikan lewat kanal Lapor Hendi, kalau ada yang baik disampaikan kepada orang luar Kota Semarang, sehingga pariwisata terangkat dan ekonomi semakin meningkat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi juga meminta tidak hanya pembangunan infrastruktur dan fisik saja yang harus ditingkatkan.

“Melainkan, juga bagaimana pembangunan manusia bisa lebih diprioritaskan sesuai dengan instruksi Presiden. Indonesia maju karena sumber dayanya unggul. Untuk itu, jangan lupa ajak anak-anak untuk vaksin, ke Posyandu serta menjaga kebersihan dan kesehatan keluarga agar menghasilkan generasi yang mampu membawa negara kita lebih maju,” tuturnya.

Salah seorang warga Rowosari, Khuzairi (55) menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian Pemerintah Kota Semarang terhadap wilayah Rowosari. “Dulu orang banyak yang mengira kalau Rowosari bukan wilayah Kota Semarang, karena kondisinya sangat timpang di tengah kota,” tutur Khuzairi.

“Sekarang, Alhamdulillah, jalannya sudah bagus, ada bedah rumah warga, lampu penerangannya sudah banyak, Pak Wali juga sering mampir ke sini”, akunya. Ugl–st

You Might Also Like

Tour de Borobudur XIX Banyak Rute Menantang
Nana Sudjana Ditunjuk Presiden Jadi Pj Gubernur Jateng, Polri Pastikan Sudah Pensiun
Kisah Pemain Bola Kala Pandemi, Jual Makaronie hingga Siomay
Bupati Blora Datangi Keluarga Serda Setyo Wawan Korban Kapal Selam Nanggala 402
KA Kamandaka Beroperasi Kembali, KA Kaligung Tambah Perjalanan Mulai 19 Juni
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?