By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: UNESCO Tetapkan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Dunia
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

UNESCO Tetapkan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Dunia

Last updated: 6 Desember 2024 08:19 08:19
Jatengdaily.com
Published: 6 Desember 2024 08:19
Share
ILustrasi. Foto: setpres
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) secara resmi menetapkan Kebaya sebagai warisan budaya dunia. Usulan dari Indonesia itu ditetapkan sebagai bagian dari daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan.

Penetapan tersebut dilakukan Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage dalam sidang yang digelar di Paraguay, Selasa (3/12/2024) waktu setempat.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan kebaya diajukan sebagai warisan budaya dunia secara bersama oleh Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, hingga Thailand.

“Upaya pengajuan bersama ini menunjukkan semangat kerja sama dan persatuan negara-negara Asia Tenggara dalam melestarikan warisan budaya bersama,” jelas Fadli Zon dalam keterangannya dikutip pada Jumat (6/12/2024) dari laman PMJNews.

Lebih lanjut Fadli menambahkan, kebaya bukan hanya pakaian tradisional semata. Dia menilai kebaya bisa menjadi simbol identitas kebudayaan Asia Tenggara.

“Kita harus bangga dan menggunakan kebaya dalam berbagai kesempatan sebagai upaya pelestarian kebudayaan,” ujarnya.

Menurut Fadli, status kebaya yang kini sebagai warisan budaya dunia ini diharapkan mendorong kesadaran masyarakat dalam melestarikan warisan budaya tak benda.

“Penetapan kebaya oleh UNESCO semoga dapat meningkatkan kesadaran global pentingnya pelestarian warisan budaya tak benda karena kebaya tak hanya sebuah simbol budaya, tetapi juga elemen pemersatu yang melampaui batas etnis, agama, dan negara,” tuturnya.

Fadli juga berharap penetapan ini dapat berkontribusi pada kesejahteraan rakyat, pengembangan ekonomi inklusif, dan pengurangan kemiskinan. Dia pun menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses nominasi tersebut.

“Dengan pengakuan ini, saya berharap warisan budaya kebaya akan semakin dihargai dan diteruskan kepada generasi mendatang sebagai simbol identitas dan harmoni budaya yang melintasi batas negara,” tukasnya. she 

You Might Also Like

Pemerintah Siapkan Pemusatan Latihan dan Sentra Olahraga untuk Atlet Disabilitas
Mahasiswa FH Unissula Hadiri Pengajian Islam Internasional di Malaysia
Hadirkan Sandiaga Uno, USM Gandeng PWI Jateng Gelar “Purnama Puisi di Atas Awan”
Selain Perjudian, Tersangka Judol Oknum Komdigi Bakal Dijerat Pasal TPPU
Dorong Lahirnya Petani Muda, Mbak Ita Kukuhkan Duta Petani Milenial
TAGGED:Kebaya Sebagai Warisan Budaya DuniaUNESCO
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?