By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: CEO PT Oemah Solution Indonesia Beri Kuliah Praktisi ke Mahasiswa USM
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

CEO PT Oemah Solution Indonesia Beri Kuliah Praktisi ke Mahasiswa USM

Last updated: 14 Desember 2024 05:25 05:25
Jatengdaily.com
Published: 13 Desember 2024 05:21
Share
Program perkuliahan kewirausahaan yang dilaksanakan di bawah bimbingan dosen Teknik Elektro USM, Satria Pinandita, S.T., M.Eng bersama praktisi Yani Aji Susilo, S.T., M.Kom, CEO PT Oemah Solution Indonesia, telah sukses menyelesaikan delapan pertemuan pada 12 Desember 2024. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Program perkuliahan kewirausahaan yang dilaksanakan di bawah bimbingan dosen Teknik Elektro USM, Satria Pinandita, S.T., M.Eng bersama praktisi Yani Aji Susilo, S.T., M.Kom, CEO PT Oemah Solution Indonesia, telah sukses menyelesaikan delapan pertemuan pada 12 Desember 2024.

Satria mengatakan, program tersebut mengusung konsep kolaborasi antara akademisi dan praktisi. Tujuannya, memberikan wawasan aplikatif kepada mahasiswa dalam membangun dan menjalankan bisnis startup.

PT Oemah Solution Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang IT Development, membawa pengalaman praktis Yani Aji Susilo ke dalam kelas melalui berbagai materi yang relevan dengan dunia kewirausahaan, termasuk analisis sumber dana untuk berwirausaha menjalankan startup, memahami desain berpikir wirausaha dan menciptakan branding dan menggunakan internet untuk mencari informasi industri.

”Selain itu, juga konsep kewirausahaan dan karakteristik wirausaha, cara memperoleh pendanaan, analisis SWOT, penyusunan BMC (Business Model Canvas) untuk startup dan menyusun pitchdeck proposal bisnis untuk calon investor,” kata Satria.

Menurutnya, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembelajaran, yang tidak hanya mencakup teori tetapi juga praktik langsung. Hasil nyata dari perkuliahan ini adalah lahirnya beberapa ide bisnis startup baru yang dirintis oleh para mahasiswa.

Mereka adalah Arya Alfin Pratama – HelmFresh: Jasa pencucian helm, Burhan Sidiq Arifian Latif – Jago Motor Concept: Jasa kelistrikan sepeda motor, Irgi Mahendra – Cilok Bledos: Ide bisnis kuliner inovatif, Dwi Aryanto – Warnan (Wareg Tenan): Pakan kucing otomatis berbasis IoT, Jeni Andriawan – Usaha kerupuk ikan khas Bandung, M. Abid Athourrohman – Kerupuk ikan tengiri, Dwiky Prasetya – Sego Obong: Nasi bakar dengan berbagai varian rasa, Muhammad Rafli Hadiid – Jasa pembuatan panel kelistrikan untuk sound system dan Veha Syafrizal – Produksi coklat karakter.

Program tersebut memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam mengidentifikasi peluang, menyusun strategi, hingga mempresentasikan ide bisnis mereka di hadapan calon investor.

”Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kreativitas mahasiswa. Harapannya, ide-ide bisnis ini dapat berkembang menjadi usaha nyata yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujar Satria.

Sementara itu, Yani Aji Susilo berbagi pandangannya tentang potensi besar generasi milenial dalam dunia startup.

Menruutnya, anak-anak milenial memiliki keunggulan dalam akses teknologi dan keberanian untuk berpikir di luar kotak. Namun, keberhasilan startup tidak hanya bergantung pada ide yang inovatif, tetapi juga pada kemauan untuk belajar dan beradaptasi dengan tantangan.

”Saya sangat terkesan melihat bagaimana mahasiswa mampu mengembangkan ide bisnis dari nol hingga menjadi konsep yang siap dipresentasikan ke calon investor. Ini membuktikan bahwa semangat wirausaha generasi muda kita sangat menjanjikan,” ungkapnya.

Program tersebut, katanya, menjadi bukti nyata bahwa integrasi antara pendidikan formal dan praktik dunia industri dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan global. St

You Might Also Like

Ngaji Kebangsaan di USM, Mbah Munif Ajak Jamaah Memaknai Iman sebagai Ketenangan Hidup
SV Undip dan Sriboga Tandatangani kerjasama dan Sharing Bisnis UMKM
Dikukuhkan Jadi Profesor Kehormatan dari FH Unissula, Haswandi Siap Berbagi Ilmu
Teliti Metode Dakwah KH Bisri Musthofa, Samsul Munir Raih Doktor
Link and Match Tak Lagi Cukup, Kampus dan Industri Harus Ciptakan Solusi Bersama
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?