By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: KPU Sebut akan Ikuti Aturan Terkait Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

KPU Sebut akan Ikuti Aturan Terkait Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD

Last updated: 16 Desember 2024 08:16 08:16
Jatengdaily.com
Published: 16 Desember 2024 10:00
Share
Ilustrasi: Persiapan kotak suara untuk Pemilihan Kepala Daerah 2024. Foto: KPU Temanggung
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Mochammad Afifuddin mengatakan, lembaganya mengikuti aturan yang ada untuk menanggapi wacana terkait kepala daerah dipilih Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

“Kami sebagai penyelenggara dalam konteks ini, ya akan menjalankan sebagaimana aturan saja,” kata Afifuddin, melalui keterangan resmi, dilansir dari laman Infopublik.

Afifuddin mengatakan, diskursus mengenai pemilihan kepala daerah oleh DPRD bukan menjadi hal yang baru di Indonesia.

“Sama seperti menjelang 2024, kita berdiskusi seputar apakah kita kembali mengalami sistem proporsional dengan daftar nama terbuka, tertutup. Itu kan sempat muncul juga dinamikanya, tetapi pada saat tertentu dan pada saat akhir, kita harus menjalankan apa yang menjadi amanat undang-undang,” katanya.

Ia menilai, wacana idealitas pemilihan kepala daerah tidak menjadi salah satu dinamika pasca-pilkada saja, tetapi tetap perlu dianggap penting.

“Inilah pentingnya evaluasi, pentingnya diskursus, yang nanti bagaimanapun yang kita pilih, langkah apa pun itu, harus dimulai dari aturan atau undang-undang yang menurut rencana menjadi prolegnas (program legislasi nasional),” ujarnya.

Sebelumnya, wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD muncul, usai Presiden Prabowo Subianto menyinggung sistem politik di Indonesia yang dinilai mahal dan tidak efisien bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga.

“Saya lihat, negara-negara tetangga kita efisien. Malaysia, Singapura, India, sekali milih anggota DPRD, sekali milih ya sudah DPRD itu lah milih gubernur, milih bupati. Efisien, enggak keluar duit, keluar duit, keluar duit, kayak kita,” kata Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara HUT Ke-60 Partai Golkar, di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/12/2024). she 

You Might Also Like

Kedokteran Gigi Unissula Miliki RS Pendidikan Terbaik Se Jateng DIY
SIG Pasok Beton untuk Konstruksi Lantai Industri
Giliran HET Dicabut, Minyak Goreng Melimpah Tapi Mahal Harganya
Bina Bangsa School Semarang Rayakan Kemerdekaan dengan Kemeriahan dan Kreativitas lewat Acara Open House
Dekan FK Undip Yan Wisnu Sudah Kembali Praktek di RS Kariadi
TAGGED:Wacana Kepala Daerah Dipilih DPRD
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?