By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Festival Sawah Daya Tarik Kearifan Lokal di Mijen
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Festival Sawah Daya Tarik Kearifan Lokal di Mijen

Last updated: 30 Desember 2019 14:06 14:06
Jatengdaily.com
Published: 30 Desember 2019 14:06
Share
Bermain di tengah sawah berlumpur memiliki daya tarik di era zaman yang serba digital. Foto: Ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) — Ribuan pengunjung memadati area Kampung Wisata Sawah di Jalan Duwet, Kecamatan Mijen. Mereka menyaksikan kegiatan Festival Sawah, Gunungan, dan Jajanan Pasar di objek wisata dengan nuansa pedesaan, Minggu (29/12/2019).

Kirab gunungan dimulai dari Lapangan Jatisari. Banyak makanan tradisional yang dikemas dalam gunungan, ada buah dan berbagai sayuran hasil bumi. Baris akhir yang ada di lapangan Kampung Sawah, isi gunungan menjadi sasaran untuk diperebutkan bagi pengunjung yang berdatangan.

Selain kirab gunungan, beberapa kegiatan juga dilaksanakan untuk meramaikan festival yang sudah menjadi tradisi yang digelar setiap tahun.

Acara festival juga dimeriahkan Fashion Show di tengah sawah, voli sawah, tarik tambang, pertunjukkan kuda lumping, lomba menangkap bebek, dan karapan kerbau.

Festival ini merupakan kegiatan yang bertemakan pedesaan. Kegiatan ini untuk melestarikan kearifan lokal di Kecamatan Mijen, pinggiran kota Semarang.

“Banyak budaya lokal disajikan seperti, kirab gunungan, karapan kerbau, dan lain – lain yang bernuansa pedesaan,” ujar Camat Mijen Moh Agus Junaidi.

Agus menambahkan, kearifan lokal kecamatan Mijen saat ini sudah saatnya untuk ditampilkan. Hal tersebut sebagai upaya melestarikannya di tengah perkembangan zaman yang serba maju dan diera digital.

“Kegiatan ini kami tampilkan di skala kota maupun Nasional agar kearifan lokal ini tidak tenggelam di tengah perkembangan zaman yang serba modern ini,” tambahnya.

Selain itu dengan adanya Festival Sawah tersebut, dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan perekonomian masyarakat sekitar wilayah kecamatan Mijen.

“Tentunya arahnya ke situ. Selain festival ini, nantinya diharapkan bisa untuk daya tarik bagi wisatawan, baik wisatawan lokal maupun manca negara,” ucapnya.

Sebagai langkah lanjutan, Agus menerangkan, sejumlah festival lainnya telah dipersiapkan untuk menambah daya tarik wisatawan di kawasan Mijen.

‘Rencananya Festival Sawah ini akan berkelanjutan dan berkesinambungan serta akan kita buat beberapa kegiatan lagi seperti Festival Layangan, kicau burung dan lain-lain nya. Festival digelar di tengah sawah,” pungkasnya. Ugl-st

You Might Also Like

Mbak Ita Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antarstakeholder dalam Pengelolaan Kota Lama
Hadiri Halalbihalal, Kiai Anwar Iskandar Tekankan Tugas Utama MUI
Percepat Penanganan Kemiskinan Ekstrem di Jateng, Semen Gresik Salurkan Rp 215 Juta untuk RTLH
Pesantren Mahasiswa Unissula Gelar Khutbah Wada, Tekankan Nilai Birrul Walidain
Balita di Semarang Konsumsi Kental Manis Bisa Lebih dari 7 Kali Sehari
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?