By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tingkatkan Pariwisata Lokal, Pemkot Semarang Luncurkan Inovasi ’10 Kandri Baru’
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tingkatkan Pariwisata Lokal, Pemkot Semarang Luncurkan Inovasi ’10 Kandri Baru’

Last updated: 17 Januari 2025 06:24 06:24
Jatengdaily.com
Published: 17 Januari 2025 06:24
Share
Replikasi keberhasilan Desa Wisata Kandri menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kota Semarang untuk meluncurkan program inovatif bertajuk "10 Kandri Baru. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Replikasi keberhasilan Desa Wisata Kandri menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kota Semarang untuk meluncurkan program inovatif bertajuk “10 Kandri Baru.” Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), program ini dirancang untuk membina dan memberdayakan desa-desa wisata baru agar mampu mencapai level keberhasilan yang sama dengan Desa Wisata Kandri.

Sebelumnya, Desa Wisata Kandri telah membuktikan diri sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Semarang. Dengan inovasi dalam menciptakan paket wisata dan mengemas event berbasis kearifan lokal, Kandri berhasil memberikan dampak positif bagi perekonomian, pelestarian lingkungan, dan pengembangan sosial budaya masyarakat setempat. Melihat potensi besar ini, Pemerintah Kota Semarang ingin memastikan manfaat pariwisata dirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai wilayah.

Pada tahun 2025, program “10 Kandri Baru” akan memfokuskan pendampingan pada lima rintisan desa wisata, yakni Desa Wisata Pudak Payung dengan keindahan alam seperti Curug Kedung Kudhu, Air Terjun Kaligarang, serta seni gamelan dan Kolintang; Desa Wisata Kampung Sawah yang mengemas atraksi edukasi pertanian, pembuatan pupuk organik, dan konservasi burung hantu; Desa Wisata Kampung Melayu dengan kekayaan wisata budaya, religi, serta aktivitas urban yang dapat dikembangkan sebagai wisata buatan.

Selain itu, ada juga Desa Wisata Banget Ayu yang memiliki potensi wisata kuliner, mulai dari jajanan pasar hingga makanan khas lokal serta Desa Wisata Kampung Djadoel yang menghadirkan pengalaman membatik dan pusat belanja batik.

Program ini melibatkan berbagai langkah strategis, seperti pendampingan pembuatan produk wisata, penyusunan narasi wisata (story telling), pelatihan pemasaran bagi masyarakat lokal, hingga pemberian penghargaan melalui ajang Sibarista Marketers Award.

Untuk mendukung keberhasilan program ini, Disbudpar Kota Semarang menggandeng komunitas Sibarista (Sinau Bareng Pemasaran Pariwisata) sebagai mitra pendamping. Para fasilitator berasal dari desa wisata yang telah sukses, seperti Kandri, Nongkosawit, Jamalsari, dan Wonolopo. Mereka akan membimbing desa-desa wisata baru dalam tata kelola pemasaran hingga produk wisata mereka terjual.

“Untuk mencapai desa wisata yang mumpuni, pengelolaan manajemen, promosi, dan pemasaran harus diterapkan dengan baik oleh pengelola desa wisata,” ujar Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso, pada Kamis (16/1).

Program ini merupakan tindak lanjut dari kesuksesan pendampingan sebelumnya, di mana delapan desa wisata seperti Kampung Pelangi, Wisata Mangrove Tapak, dan Desa Wisata Jatirejo berhasil menciptakan produk unggulan yang diminati pasar. Penjualan dilakukan melalui berbagai cara, termasuk sales mission ke kota-kota besar seperti Malang, Surabaya, dan Bandung, serta Table Top Sibarista.

Dengan program “10 Kandri Baru,” Pemkot Semarang berharap dapat menciptakan destinasi wisata baru yang tidak hanya meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, tetapi juga menjaga kearifan lokal dan kelestarian alam. St

You Might Also Like

Operasi Lilin 2024 Jamin Keamanan Selama Nataru
Mendag Baru Zulkifli Janji Prioritaskan Penyelesaian Ketersediaan Minyak Goreng dengan Harga Terjangkau
Polda Jateng Amankan 16 Penjudi, dari Dadu hingga Cap Jie Kie
C-Light Natal Menyala di YPP 17 Semarang
Mampu Dongkrak Pariwisata, Wali Kota Semarang Apresiasi Suksesnya Gelaran Ajang Lari 10 K 2025
TAGGED:lima rintisan desa wisatamemfokuskan pendampinganPemkot Semarang Luncurkan Inovasi '10 Kandri Baru'Program "10 Kandri Baru"Tingkatkan Pariwisata Lokalyakni Desa Wisata Pudak Payung dengan keindahan alam seperti Curug Kedung Kudhu
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?