By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Munculnya Keraton Agung Sejagat, Ganjar Perintahkan Pemkab Purworejo Segera Lakukan Pendekatan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Munculnya Keraton Agung Sejagat, Ganjar Perintahkan Pemkab Purworejo Segera Lakukan Pendekatan

Jatengdaily.com
Published: 14 Januari 2020 09:18
Share
Ganjar Pranowo. Foto: jatengprov
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan, pihaknya meminta Pemkab Purworejo segera melakukan pendekatan menyusul munculnya Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Dalam hal ini adalah komunikasi dan pendekatan lainnya.

Hal ini penting dilakukan oleh Pemkab, agar tidak muncul polemik di tengah masyarakat. Terlebih keraton yang dipimpin oleh raja bergelar Rangkai Mataram Agung juga telah memiliki ratusan pengikut (mencapai kurang 500 orang).

Mereka mendirikan bangunan seperti keraton di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo. Keraton Agung Sejagat di Purworejo, mengkalim kekuasaan seluruh negara di dunia, keraton ini memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Majapahit.

Keraton ini dipimpin oleh Sang Raja yang biasa dipanggil Sinuhun bernama asli Totok Santosa Hadiningrat. Sebagai pendamping adalah istrinya yang biasa dipanggil Kanjeng Ratu, dengan nama asli Dyah Gitarja.

‘’Selain itu, juga dilakukan pembahasan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan agar kemudian bisa diketahui. Syukur-syukur perguruan tinggi yang bisa mendampingi, sehingga seluruh dokumen, riset kalau ada, baik juga untuk didiskusikan agar itu (keraton) akan bisa teruji secara ilmu pengetahuan,” kata Ganjar, Senin (13/1/2020). She

You Might Also Like

Kunjungi Petani Terdampak Banjir, Menteri Pertanian Beri Bantuan
Buku Puisi Esthi akan Didiskusikan di Kota Lama Semarang
Perluas Kolaborasi Pemanfaatan RDF, SBI Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Gunungkidul
SK Prodi S1 Biomedis Diterima, Institut Karya Mulia Bangsa Siap Cetak Tenaga Ahli Kesehatan Berbasis Regenerative Medicine
Pasien Positif Corona Capai 3.293 Kasus, 280 Meninggal & yang Sembuh 252 Orang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?