By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Buku Puisi Esthi akan Didiskusikan di Kota Lama Semarang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Buku Puisi Esthi akan Didiskusikan di Kota Lama Semarang

Last updated: 21 Mei 2023 16:32 16:32
Jatengdaily.com
Published: 21 Mei 2023 16:32
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Buku kumpulan puisi berjudul “Merayakan Perjumpaan dengan Sang Ada” karya Esthi Susanti Hudiono akan didiskusikan di Gedung Monod Diephuis, Jalan Kepodang, Kota Lama, Semarang, Jumat, 26 Mei 2023, pukul 15.00-18.00. Sebelum diskusi buku tersebut akan diluncurkan bersama dengan buku “Oase di Neraka” karya Sulis Bambang.

Ketua Bidang Nonfiksi Satupena Jawa Tengah Esthi Susanti Hudiono mengatakan, buku puisi karyanya tersebut akan dibahas oleh aktivis feminis Padepokan Perempuan GAIA Yogyakarta Myra Diarsi. Sedangkan sebagai moderator Bendahara II Satupena Jawa Tengah Dr Sutji Harijanti MPd.
“Kegiatan ini selain didukung Satupena Jawa Tengah, juga oleh Bengkel Sastra Taman Maluku dan Komunitas Cipta Damai,” katanya.

Dalam kegiatan ini, lanjut Esthi, juga ada acara parade baca puisi karyanya. Sejumlah penyair muda anggota Satupena Jawa Tengah menyatakan siap untuk tampil dalam parade baca puisi tersebut.

Buku kumpulan puisi “Merayakan Perjumpaan dengan Sang Ada” memuat 64 sajak Esthi dalam dua tahun terakhir. Esthi sendiri kelahiran Salatiga, 26 Mei 1959. Penerbitan buku puisinya ini menandai ulang tahunnya ke-64 yang dalam tradisi Jawa dikenal sebagai “tumbuk ageng.” St

You Might Also Like

Hujan Masih Sampai April, Manfaatkan untuk Bertanam
Terapi Mental Jalur Sains dan Langit
Dua Debt Collector Ditangkap Polisi Akibat Tarik Mobil Nasabah Secara Paksa
Jemaah Haji Dilarang Lakukan Penyembelihan Dam, Hadyu dan Kurban di RPH Kota Mekkah
Presiden Jokowi Terima Suntikan Dosis Kedua Vaksin Covid-19
TAGGED:Buku Puisi Esthidi Kota Lama SemarangDidiskusikan
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?