By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kabar Gembira, Santri Jateng Bisa Kuliah ke Luar Negeri lewat Program Pesantren Obah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Kabar Gembira, Santri Jateng Bisa Kuliah ke Luar Negeri lewat Program Pesantren Obah

Last updated: 1 Juni 2025 08:30 08:30
Jatengdaily.com
Published: 1 Juni 2025 10:00
Share
ilustrasi. Foto: Pixabay.com
SHARE

BATANG (Jatengdaily.com)– Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin menyatakan, para santri asal Jateng memiliki peluang besar melanjutkan pendidikan tinggi hingga ke luar negeri.

Bahkan, hal itu menjadi komitmennya dengan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi melalui program Pesantren Obah.

“Kami akan memberi beasiswa kepada masyarakat Jawa Tengah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah. Ini juga kita lakukan terhadap para santri,” kata Taj Yasin saat menghadiri wisuda dan Akhirussanah MTs Baitul Ulum Pondok Pesantren Roudlotul Muhtadin 2, Limpung, Kabupaten Batang, Sabtu, 31 Mei 2025.

Dikatakan dia, ada banyak negara yang bisa dijadikan pilihan untuk melanjutkan kuliah dengan beasiswa, di antaranya Mesir, Jerman, Korea, Jepang, dan Australia.

Ia juga menegaskan, kerja sama pendidikan ini bukan hanya rencana di atas kertas. Bahkan, sebelum resmi dilantik, Taj Yasin telah terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan sejumlah kampus luar negeri.

“Saya sudah datang ke Mesir, dan bertemu langsung dengan dekan yang membidangi kerja sama beasiswa. Saya sampaikan bahwa kami dari Pemerintah Jawa Tengah akan mengirim mahasiswa-mahasiswa kami untuk kuliah dengan pembiayaan dari pemerintah. Alhamdulillah, sambutannya baik,” tuturnya.

Selain membuka jalur beasiswa kuliah, Pemprov Jateng juga tengah mengkaji pengakuan ijazah pendidikan nonformal, seperti madrasah diniyah, sekolah minggu, dan lembaga keagamaan lainnya. Langkah ini diharapkan bisa memperluas akses lulusan sekolah berbasis keagamaan ke jenjang pendidikan formal.

Wacana tersebut mulai dikaji bersama Dinas Pendidikan sebagai bagian dari komitmen Gubernur Ahmad Luthfi dan Taj Yasin sejak masa kampanye. Tujuannya, agar lulusan pendidikan keagamaan bisa mendapat afirmasi saat mendaftar ke SMA.

“Itu nanti akan menjadi poin untuk melanjutkan ke jenjang SMA. Jika mereka punya ijazah madrasah diniyah atau dari sekolah minggu atau sekolah keagamaan lainnya, itu akan kita terapkan jadi salah satu poin untuk bisa diterima di sekolah yang dituju,” jelasnya.

Acara wisuda tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Batang Suyono, pimpinan MTs Baitul Ulum Khabib Ghozi, serta ulama asal Tegal, Habib Sholeh. she 

You Might Also Like

Kejar Giant Discovery, SKK Migas dan KKKS akan Survei Seismic 3D Senilai Rp 1,1 Triliun
Nilai Ujian Kompetensi Nasional FKG Unissula Masuk Peringkat Tiga se Indonesia
Sudah Kerja Ingin Kuliah, ITB Semarang Tawarkan Kelas Karyawan
Guru Besar FEB UNDIP Indira Januarti: Implementasi Tata Kelola Berbasis Etika Cegah Fraud
Syahrini Umumkan Kehamilan Anak Pertamanya
TAGGED:Pesantren Obahsantri kuliah di luar negeriwagub jateng taj yasin
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?