By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Mahasiswa Program MBKM KKN USM Kelurahan Gayamsari Ajak Remaja Karang Taruna jadi Pelestari Budaya lewat Konten Digital
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Mahasiswa Program MBKM KKN USM Kelurahan Gayamsari Ajak Remaja Karang Taruna jadi Pelestari Budaya lewat Konten Digital

Jatengdaily.com
Published: 24 Juni 2025 02:14
Share
Mahasiswa program MBKM KKN Kelurahan Gayamsari, menyelenggarakan kegiatan inspiratif bertajuk ''Kreator Muda Kesenian: Menjaga Tradisi, Menyuarakan Budaya'' bagi remaja Karang Taruna RW 3 Kelurahan Gayamsari pada Minggu 22 Juni 2025. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mahasiswa program MBKM KKN Kelurahan Gayamsari, menyelenggarakan kegiatan inspiratif bertajuk ”Kreator Muda Kesenian: Menjaga Tradisi, Menyuarakan Budaya” bagi remaja Karang Taruna RW 3 Kelurahan Gayamsari pada Minggu 22 Juni 2025.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan semangat anak muda dalam melestarikan budaya lokal melalui platform digital secara kreatif dan relevan.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber muda yang telah berkiprah sebagai pelestari budaya melalui konten digital, yaitu Ayang Fitrianti, S.S., M.I.Kom, dosen Ilmu Komunikasi dan konten kreator, serta Tirta Wayono, S.E, konten kreator yang aktif di media sosial.

Dalam sesi pembekalan dan diskusi interaktif, Ayang menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga identitas budaya bangsa.

“Media sosial bukan hanya tempat hiburan,tapi juga ruang edukasi dan pelestarian. Kalian bisa jadi agen budaya lewat Tiktok,Instagram,Youtube,selama tahu cara mengemas konten yang menarik,” katang Ayang di hadapan peserta.

Sementara itu, Tirta menekankan bahwa kreativitas konten anak muda adalah kunci untuk menghidupkan kembali tradisi yang mulai dilupakan apalagi dengan menggunakan apilkasi capcut yang sangat simple bagi Generasi Z saat ini.

“Jangan tunggu tua untuk cinta budaya. Justru di usia muda, kita punya energi dan daya jangkau luas untuk memperkenalkan kekayaan lokal di aplikasi Tiktok. Apalagi dengan menggunakan aplikasi Capcut yang sering kita gunakan,” ujar Tirta sambil memaparkan pelatihan video konten.

Kegiatan ini juga disertai dengan sesi praktik membuat konten singkat bertema budaya lokal, seperti video karawitan RW 03. Para peserta dibimbing langsung oleh narasumber dalam proses perencanaan,pengeditan, hingga pengunggahan konten.

Dengan terselenggaranya acara itu, mahasiswa program MBKM KKN Kelurahan Gayamsari berharap dapat menumbuhkan semangat baru di kalangan remaja untuk menjadi kreator muda kesenian yang tidak hanya melek teknologi, tapi juga cinta akan budaya sendiri. St

You Might Also Like

Delapan Mahasiswa ITB Semarang Lolos Program Kampus Mengajar
Tim PkM USM Beri Pelatihan Optimalisasi Pembayaran Nontunai dengan QRIS ke Pelaku UKM Pendrikan Lor
USM LCC Jajaki Kerja Sama dengan Enle Indonesia Tech
Tarian Gambang Semarang sebagai Terapi Emosional
USM Open 2024: PB Arista Koleksi 4 Emas
TAGGED:Ajak Remaja Karang Taruna jadi Pelestari Budaya lewat Konten DigitalKelurahan GayamsariMahasiswa Program MBKM KKN USM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?