By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dialog Hangat di RRI, Rektor Untag Semarang Ingatkan Pentingnya Nasionalisme
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Dialog Hangat di RRI, Rektor Untag Semarang Ingatkan Pentingnya Nasionalisme

Last updated: 19 September 2025 07:29 07:29
Jatengdaily.com
Published: 19 September 2025 07:28
Share
Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparno, M.Si menyapa pendengar RRI Semarang dalam dialog
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)  – Di tengah derasnya arus globalisasi yang perlahan mengikis jati diri bangsa, Rektor Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparno, M.Si., mengingatkan kembali pentingnya semangat kebangsaan. Ajakan itu ia sampaikan dalam dialog interaktif bersama Radio Republik Indonesia (RRI) Semarang dengan tajuk “Penguatan Nasionalisme di Era Global Melalui Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila”, yang belum lama ini mengudara.

Dalam perbincangan yang dipandu host Galih Aji, Prof. Suparno menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan di bangku sekolah, melainkan fondasi moral dan pedoman hidup bangsa yang selalu relevan. Ia menilai, tantangan terbesar Indonesia di era global saat ini bukan hanya persaingan ekonomi dan teknologi, melainkan juga infiltrasi budaya yang berpotensi mengikis identitas kebangsaan.

“Pancasila memberikan peran penting dalam menghadapi era digital yaitu mengedepankan solidaritas bangsa. Hal yang harus dilakukan oleh semua kalangan adalah toleransi, empati, saling memberi, dan rasa bersyukur,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.

Dialog yang mengudara di frekuensi 89 FM Pro 1 itu berlangsung hangat. Suasana menjadi semakin hidup ketika pendengar dari berbagai daerah, mulai Bandung, Kebumen, hingga Semarang, turut menyampaikan komentar dan pertanyaan. Antusiasme itu seolah menjadi penegas bahwa nasionalisme masih punya tempat di hati masyarakat, meski zaman terus berubah.

Tak lupa, Prof. Suparno menyoroti peran generasi muda, khususnya mahasiswa, sebagai garda terdepan dalam menanamkan dan menularkan nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, pengamalan Pancasila tidak harus berupa hal besar, tetapi bisa dimulai dari sikap sederhana: senyum kepada sesama, saling memaafkan, hingga menggunakan gawai secara bijak dan positif.

“Nasionalisme jangan berhenti pada slogan. Ia harus menjadi energi penggerak bangsa menuju masa depan,” pesannya.

Melalui ruang udara RRI, Prof. Suparno sekaligus menegaskan pentingnya media publik dalam menyebarkan gagasan kebangsaan agar bisa menjangkau lapisan masyarakat luas. Sebab, menjaga dan merawat nasionalisme adalah tugas bersama lintas generasi, demi memastikan Indonesia tetap berdiri kokoh di tengah arus global yang tak pernah berhenti. St

You Might Also Like

FTI Unissula Berkontribusi dalam Pengembagan Pendidikan Berbasis Industri
36 Siswa MA NU Nurul Huda Ikuti Pelatihan Bertajuk ‘Falakiyah Goes To School’
USM Gelar Monev Internal Siapkan Tim PKM Hadapi Penilaian Nasional
Openness Rangking Webometrics Unissula Terbaik di Semarang
Dosen PWK Unissula Jadi Perwakilan Indonesia pada Forum PBB di Mesir 
TAGGED:Dialog Hangat di RRIIngatkan Pentingnya NasionalismeRektor UNTAG Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?