Eksplor Potensi Anak Didik, SD Negeri Bintoro 5 Demak Lahirkan Para Juara

3 Min Read
Faeyza (paling kanan) saat menerima penghargaan dan berfoto bersama Sekretaris PBSI Kabupaten Demak Harus Wahyudi Ridwan serta para pemenang Kejurkab Bulutangkis Demak 2025. Foto: dok

DEMAK (Jatengdaily.com)- Upaya mengeksplor minat dan bakat anak didik tak henti-hentinya dilakukan jajaran guru SD Negeri Bintoro 5 Demak. Hingga terlahir para juara, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan dari banyak bidang akademik maupun keterampilan lainnya.

Kepala SD Negeri Bintoro 5 Demak Kingkin Purwoko menyampaikan, minat dan bakat saling melengkapi. Minat dapat mendorong seseorang untuk mengembangkan bakatnya, dan bakat dapat menjadi wadah bagi minat untuk berkembang. Kombinasi keduanya akan sangat membantu seseorang meraih prestasi, termasuk menjadi juara.

“Kombinasi minat dan bakat dapat mengarah pada performa yang lebih baik dan hasil yang optimal. Maka itu lah kami giat mengeksplor minat dan bakat anak didik dari kegiatan keseharian mereka di sekolah. Berharap semakin banyak juara terlahir dari SD Negeri Bintoro 5 Demak,” ungkapnya, Kamis (24/07/2025).

Usaha tak mengkhianati hasil. Pada tahun 2025 ini sederet prestasi sukses ditorehkan sejumlah murid SD Negeri Bintoro 5 Demak. Mulai dari Juara 1 Hafidz Qur’an pada MAPSI tingkat Kecermatan Demak atas nama Muhammad Raid Akbar (kelas 2), Juara 1 Macapat Islami atas nama Qaereen Noor (kelas 5), Duet Islami atas nama Lorenzo dan Syalum.

Di samping juga Juara 3 putera dan puteri tingkat Kabupaten Demak ajang O2SN 2025 kategori senam lantai, atas nama Thoriq dan Syanum. “Serta yang terbaru sebagai Juara 2 Kejuaraan Bulutangkis Kabupaten Demak antar SD/MI 2025 kelompok umur 7 tahun, atas nama Faeyza,” ungkap Abdul Gata dan Suyono, dua guru PJOK SD Negeri Bintoro 5 Demak.

Mengenai keikutsertaan Feiyza pada Kejurkab Bulutangkis pertengahan Juli lalu, ataupun Thoriq dan Syanum pada kompetisi O2SN, Gata menjelaskan, berawal ketika siswa kelas 2 tersebut terlihat gesit bermain raket dan kock usai pelajaran PJOK. Atau setelah pelajaran sekolah, sambil menunggu dijemput pulang orang tuanya.

Begitu pun Thoriq dan Syanum, yang terlihat lebih lentur dibandingkan teman-teman sekelasnya saat materi senam pada mata pelajaran PJOK. Melihat hal itu, sebagai guru PJOK, baik Gata maupun Suyono segera melakukan pembimbingan.

“Terlebih Faeyza di luar jam sekolah telah bergabung dengan klub PB di Cabean. Menjadikan kami semakin mudah mengarahkannya hingga siap mengikuti pertandingan,” ujarnya.

Keberadaan para juara tersebut diharapkan mampu menjadi pemantik dan motivasi teman-teman maupun adik kelas mereka untuk semakin mengasah minat dan bakat mereka. Sehingga prestasi dan kejuaraan baru selanjutnya berhasil diraih. Utamanya di jenjang-jenjang yang lebih tinggi. rie-she

 

Share This Article