8 Terduga Teroris Ditangkap di Jateng, Tersangka Bisa Bertambah

Irjen Pol Rycko Amelza, Kapolda Jawa Tengah. Foto: dok humas polda

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Sedikitnya delapan orang terduga teroris ditangkap tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri, di sejumlah wilayah di Jateng beberapa hari terakhir ini. Pada Selasa (14/5/2019) Densus menangkap terduga teroris di Grobogan dan Sukoharjo.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza membenarkan penangkapan delapan terduga teroris tersebut. Kapolda menyebut kedelapan terduga teroris itu ditangkap di daerah Kudus, Grobogan, Sragen, Magelang dan lainnya. “Paling banyak di Magelang,” kata Kapolda di Mapolda Jateng Selasa (14/5/2019), tanpa merinci jumlah terduga teroris yang telah ditangkap.

Dijelaskan Kapolda, hingga kini tim Densus masih terus mengembangkan penangkapan. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada terduga teroris yang ditangkap lagi. “Jumlah tersangka bisa bertambah. Kita tunggu saja,” ujar dia.

Sementara itu keterangan yang dihimpun, Densus 88 Antiteror menangkap seorang terduga teroris berinisial A (24), di Desa Gumpang, Kartasura, Sukoharjo, Selasa (14/5/2019). Terduga diamankan usai salat Subuh saat keluar dari masjid di belakang rumah mertuanya, Perumahan Griya Tiara 2, RT 07 RW 01 Desa Gumpang.

Usai penangkapan, Densus 88 melakukan penggeledahan pada siang harinya di rumah mertua A. Penggeledahan dilakukan selama sekitar 1 jam, dari pukul 13.20-14.20 WIB. Nur Alim warga setempat yang diminta menjadi saksi, tak banyak melihat Densus membawa barang bukti.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Gede Yoga Sanjaya membenarkan adanya penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror. Namun pihaknya tidak mengetahui pasti identitas dan keterlibatan terduga.

“Kami hanya melaksanakan pengamanan saja. Untuk perkaranya secara detail kami tidak diberitahu. Penggeledahan sekitar satu jam. Ada beberapa barang elektronik, HP dan beberapa dokumen,” beber Yoga.

Di Grobogan Densus 88 Antiteror juga menangkap terduga teroris inisial A di Desa Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2019). A ditangkap setelah salat subuh di masjid tidak jauh dari rumah kontrakannya di RT 2 RW 3, Desa Godong.

Warga sekitar kaget dengan kabar penangkapan terduga teroris tersebut. Sebab, dalam kesehariannya, A dan keluarga dikenal masyarakat. A juga selalu mengikuti kegiatan bersama warga seperti arisan.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq membenarkan informasi penangkapan terduga teroris itu. “Iya ada penangkapan dari Mabes Polri, Polres Grobogan hanya membackup pengamanan saja,” kata Kapolres. yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here