Dekan FK Unissula Semarang, Dr dr Setyo Trisnadi SH SpKF memberi plakat pada dokter baru - usai mereka menjalani sumpah dokter. Foto: she

SEMARANG- Tantangan dokter baru saat ini makin kompleks. Di era globalisasi saat ini, dokter Indonesia harus siap bersaing dengan serbuan tenaga asing, khususnya dokter dari luar negeri.

”Belum lagi tantangan internal. Dimana lulusan dokter saat ini juga relatif banyak, 12.000 dokter baru diluluskan di Indonesia per tahunnya. Oleh karenanya, butuh kemampuan dan kualitas agar mampu bersaing,” jelas Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Unissula Semarang, Dr dr Setyo Trisnadi SH SpKF – dalam Pengambilan sumpah dokter ke 110, periode II, tahun 2019, Fakultas Kedokteran (FK) Unissula Semarang, Sabtu (20/4/2019), di kampus Jalan Kaligawe.

Dalam kesempatan ini, Ketua Senat FK Unissula dr Sofwan Dachlan SpKF menyumpah sebanyak 30 dokter. Mereka telah telah menyelesaikan seluruh rangkaian studinya. Sedangkan sampai saat ini FK Unisula telah meluluskan 4.957 dokter.

Dekan menambahkan, dokter harus terus mengasah kemampuannya. Selain tantangan di atas, layanan kesehatan saat ini makin kompleks. Di satu sisi, FK Unissula telah memberi bekal, tidak hanya pendidikan dari keilmuwan saja, namun juga ahlak sehingga bisa dipertanggungjawabkan saat kembali ke masyarakat.

Saat ini, kami memiliki lima program studi (prodi), yakni Pendidikan Sarjana Kedokteran Pendidikan Profesi Dokter, Program Studi Magister Biomedik, S1 Farmasi, dan S1 Kebidanan. Saat ini juga tengah menyiapkan Profesi Apoteker. ”Kami juga berharap agar dalam waktu dekat, akreditasi Prodi dengan nilai A bisa kembali diraih dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),”jelasnya. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here