Indriyasari Merasa Tertantang

SEMARANG – Sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang membuat Indriyasari merasa keluar dari ‘zona’ nyaman. Sebab, sebelumnya, Indriyasari menjabat sebagai Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Iin sapaan akrab Indriyasari mengatakan, dalam bertugas di Disbudpar bertolak belakang dari jabatan, sebelumnya. Menurutnya, saat ini malah lebih tertantang menjalani hal yang baru.

“Ketika dulu di ULP, kami dituntut tidak dekat dengan wartawan karena kerahasiaan informasi. Tapi, sekarang, saya dituntut agar menyebarkan informasi berbagai kegiatan wisata, jadi mau tidak mau harus menggandeng wartawan,” katanya, Jumat (19/4/2019).

“Malah lebih semangat, inginnya kerja terus tidak ingin tidur. Dulu, saya bisa datang ke suatu acara pariwisata itu sudah sangat bagus,” ucapnya.

Iin yang dilantik menjadi Kadisbudpar sejak Januari 2019 lalu mengatakan, pihaknya tidak ingin kegiatan wisata yang sudah dijadwalkan tiap tahun tidak hanya jadi agenda rutin saja. 

Tetapi, dirinya ingin memberikan konsep dan sentuhan – sentuhan baru agar lebih segar dan sesuai tuntutan era saat ini.

Apalagi, sektor pariwisata saat ini sudah menjadi salah satu penyumbang pendapatan daerah yang cukup besar bagi Kota Semarang. 

Apalagi, saat ini hampir semua elemen memberikan support terhadap perkembangan pariwisata di Kota Semarang.

“Kami tidak ingin agenda wisata hanya jadi kegiatan rutinitas saja. Tetapi harus memiliki konsep baru agar lebih segar dan berbeda di setiap penyelenggaraannya, meski dengan berbagai keterbatasan yang ada,” katanya.

Sehingga, kata petempuan yang mengawali karir PNSnya di Bagian Pembangunan ini, membuat wisatawan menanti-nanti agenda wisata di Kota Semarang.

Salah satunya adalah acara tari akbar yang akan dilangsungkan pada saat Hari Jadi  Kota Semarang ke 472 pada 2 Mei 2019 nanti. Selain itu, agenda secara rutin nanti juga akan ada kejutan baru.

“Masyarakat itu menunggu-nunggu konsep baru agenda rutinitas kita. Jadi tidak dan hanya itu-itu saja yang ditampilkan maupun yang dikonsepkan,” paparnya.

Iin yang pernah menjabat sebagai Kabag Pembangunan menambahkan, saat ini masyarakat Kota Semarang mulai paham dengan pariwisata. Sehingga, pihaknya hanya memancing masyarakat untuk menumbuhkan pariwisata. “Apalagi pembangunan infrastruktur di Kota Semarang ini sangat mendukung kegiatan pariwisata,” tandas Iin. 

Dikatakan, seperti trotoar, dan banyak taman  yang indah dan megah tidak hanya dibangun, tapi juga melihat sisi estetikanya. Sehingga lebih menarik dan saat ini jadi spot- spot foto yang instagramabel,” tandasnya. bgy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here