By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: MAKI Minta Kapolri Tambah Nama Capim KPK
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

MAKI Minta Kapolri Tambah Nama Capim KPK

Last updated: 1 Juli 2019 18:02 18:02
Jatengdaily.com
Published: 1 Juli 2019 18:01
Share
Ilustrasi gedung KPK
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta Kapolri untuk menambah nama calon pimpinan KPK karena dari daftar yg sudah ada belum menggambarkan tim hebat ( The Dream Team) guna mendukung KPK memberantas korupsi.

Seperti diketahui, Mabes Polri telah merelease rekomendasi 9 nama untuk diajukan kepada Pansel Calon Pimpinan KPK. Namun menurut Koorinator MAKI, Boyamin Saiman Kapolri masih perlu menambah nama mengingat dari 9 calon yang akan dikirim tidak mempunyai latar belakang reserse korupsi.

Boyamin Saiman, Koordinator MAKI. Foto: dok

“Sebagian besar dari tindak pidana umum dan fungsi administrasi. KPK lebih membutuhkan personel yang telah lama dan telah berprestasi dalam pemberantasan korupsi,” katanya dalam keterangan kepada Jatengdaily.com Senin (1/7/2019).

Selain itu, tambah dia, sembilan nama yang dikirim kebanyakan level bintang satu. Padahal seharusnya minimal bintang 2 dan lebih baik ada bintang 3 karena pimpinan komisi KPK adalah level bintang 4.

“Dari 9 calon, kami mempunyai catatan terkait penerbitan SP3 kasus pemalsuan oleh kepala daerah dan kemudian SP3 tersebut dibatalkan pengadilan. Artinya yang bersangkutan tidak cocok naik level penanganan korupsi yang lebih rumit dikarenakan untuk pidana umum pemalsuan saja nampak tidak kompeten,” tandas Boyamin.

Kendayi demikian, tambah Boyamin, MAKI tidak ingin masuk polemik perlu tidaknya Pimpinan KPK diisi oleh Polri karena senyatanya KPK tetap membutuhkan personel dari Kepolisian. “Kami tidak bisa membayangkan jika KPK akan menangkap orang pelaku korupsi tanpa pengawalan Kepolisian, pasti akan dilawan oleh pelaku korupsi. Jadi untuk sekarang KPK tetap membutuhkan personil Polri baik pimpinan atau penyidik,” tegas Boyamin.

Menurut Boyamin, MAKI meminta Kapolri untuk menambah calon pimpinan KPK dengan kualifikasi The Dream Team. Jika yg dikirim levelnya tidak tinggi justru yg rugi adalah Polri karena berpotensi dari 9 nama yg telah dikirim tidak akan ada yg lolos alias gagal total. yds

You Might Also Like

Sering Merepotkan, Dwiki Dharmawan Merasa Malu Sama Pemerintah
Polres Demak Gelar FGD Antisipasi Kenaikan BBM
Pelatih PSIS Dragan Djukanovic Mundur, Diganti Imran Nahumarury
DPP Parfi dan Yayasan Panti Asuhan Sahabat Gomil Peduli Yatim, Jalin Kerja Sama untuk Kepentingan Umat
Berantas Narkoba, BNN Diminta Gandeng Tokoh Agama dan Masyarakat
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?