Meningkatnya Kasus HIV/AIDS Akibat Salah Pergaulan

2 Min Read
Forum GenRe Kabupaten Demak saat mengajak masyarakat menadatangani komitmen turut mencegah penyebaran HIV/AIDS di Kota Wali. Foto: rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Meningkatnya angka kasus HIV/AIDS di samping pernikahan dini menandakan situasi generasi muda berada di ambang kritis. Maka itu Forum Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Demak melalui beberapa kegiatan berupaya memberdayakan kelompok milenial sehingga tumbuh menjadi generasi berkualitas.

Salah satunya yakni peringatan Hari AIDS Sedunia 2019 yang dirangkai dengan Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus periode 2019-2024. Ketua Forum GenRe Kabupaten Demak Muhammad Nasir menyampaikan, kondisi sebagian generasi muda yang terkendala berprestasi karena salah pergaulan tentunya menjadi keprihatinan bersama. Maka itu mengusung tema ‘Meningkatkan Kinerja dan Potensi GenRe Kabupaten Demak Menuju Kader yang Unggul’ diharapkan forum di bawah pembinaan Dinas Permades P2KB Kabupaten Demak mampu membantu pemerintah mencetak generasi unggul berkualitas.

Kepala Dinpermasdes P2KB Kabupaten Demak H Daryanto saat memimpin pelantikan pengurus Forum GenRe Kabupaten Demak 2019-2024. Foto: rie

Terjadinya kasus HIV/AIDS maupun pernikahan dini, menurut Muhammad Nasir, tak lain akibat pergaulan bebas atau salah pergaulan. Sementara seperti diketahui, HIV/AIDS termasuk penyakit mematikan yang hingga kini belum ditemukan obatnya. Pun pernikahan dini, menjadikan masa depan mereka yang terlibat menjadi suram.

“Maka melalui Forum GenRe ini kami mengajak muda-mudi Kota Wali, utamanya kelompok millenial, untuk senantiasa hidup sehat, berpikir sehat dan bertindak sehat,” ujarnya, Rabu (4/12/2019).

Termasuk mendukung suksesnya Program GenRe. Yaitu Katakan tidak Pada Nikah Dini, Katakan Tidak Pada Seks Pra Nikah dan Katakan Tidak Pada NAPZA.

Tak lupa Muhammad Nasir mengajak segenap masyarakat Demak khususnya kaum mudanya untuk mengenali, memahami dan mencegah penyebaran virus HIV/Aids. “Mari jauhi penyakitnya, bukan orangnya. Tak boleh lagi ada diskriminasi. Lambari diri dengan agama dan pergaulan yang sehat dan positif,” tandasnya. rie-yds

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *