By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Siswa SMPN 2 Boja Belajar Diskusi Kebudayaan Jerman
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Siswa SMPN 2 Boja Belajar Diskusi Kebudayaan Jerman

Last updated: 13 November 2019 11:05 11:05
Jatengdaily.com
Published: 13 November 2019 11:05
Share
Para siswa menyimak apa yang disampaikan pembicara dalam diskusi kebudayaan Jerman di Aula SMP Negeri 2 Boja. Foto: Ody
SHARE

KENDAL (Jatengdaily.com)– Sebanyak 80 siswa kelas tujuh mengikuti diskusi kebudayaan Jerman di Aula SMP Negeri 2 Boja, Kendal Jalan Raya Tampingan Boja dengan tema “Discusion Cross Culture Understanding German’s Culture”, Selasa (12/11/2019).

Adapun Sebagai pembicara Leonie Janssen (23) , seorang relawan dari Dejavato Foundation. Ia  merupakan badan Unesco di bawah naungan PBB dan bergerak di bidang Pendidikan, sosial  dan budaya.

Dalam paparannya Leonie menjelaskan pada dasarnya hampir sama kebudayaan di Indonesia dan Jerman. Di Jerman pada bulan Oktober diadakan pesta rakyat, bulan  Nopember ini sedang  ada karnaval tahunan, di bulan Desember juga ada pasar malam perayaan natal.

“Sedang di Indonesia juga ada karnaval peringatan 17 Agustus menyambut kemerdeaan Indonesia,” jelasnya

Ia menambahkan, dari pembagian wilayah di Jerman mengenal  negara bagian. Sedang di Indonesia dengan istilah provinsi. Masalah pakaian tradisional di Jerman juga ada namanya dirndl, “ tambahnya.

Sedangkan ketua panitia, Ujang Noer Fauzan mengatakan, diskusi ini merupakan rangkain dari kegiatan english centre

“Sebelumnya Leonie  telah menjadi relawan di SMP N 2 Boja selama setengah bulan dengan mengikuti pembelajaran Bahasa Inggris,  tata boga, olahraga, dan seni tari,” tuturnya

Selama itu pula dia tinggal bersama ibu asuh yang juga guru dari  SMPN 2 Boja. Tak lain agar lebih bisa mengenal budaya Indonesia.

Setelah kegiatan diskusi ini menurut rencana di bulan Desember para siswa di ajak outing class (pembelajaran di luar)   ke Candi Borobudur.  Harapannya siswa langsung bisa mempraktekkan apa yang di dapatkan selama kegiatan english centre  dengan mewawancarai turis asing. Karena dilapangan merupakan pembelajaran yang sesungguhnya.

Sementara itu  Celsea   Dea Ananta    (13)  merasa senang kegiatan ini.

“Selain saya bisa mempraktekkan berbicara dengan bahasa inggris, saya juga mengetahui tentang budaya negra asing terutama negara Jerman,” katanya. Ody-she

You Might Also Like

Polsek Bonang dan Mahasiswa KKN UIN Walisongo Razia Masker
Pembicara Seminar Nasional, Mbak Ita Bagikan Pengalaman Menjadikan Kota Lama sebagai Cagar Budaya Nasional
Pelaku Mutilasi Bos Air Isi Ulang Yang Mayatnya Dicor di Semarang Ternyata Karyawan Korban
Penambahan Kasus COVID-19 Mayoritas di Perkotaan
Unggah 5.712 Video Moderasi Beragama, UIN Walisongo Raih MURI
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?