4 Petani Tewas Tersambar Petir saat Panen Padi

0
212
Salah satu korban meninggal dunia akibat sambaran petir langsung dimakamkan setelah dishalatkan di masjid Ngaluran Demak. Foto: Jatengdaily.com/rie

DEMAK (Jatengdaily.com) – Peristiwa tragis terjadi di Desa Ngaluran, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak Minggu (29/3/2020). Empat orang buruh tani tewas tersambar petir saat membantu panen padi di lahan milik Habib, warga setempat.

Sekretaris Desa Ngaluran Maryono menuturkan, kejadian memilukan itu bermula saat kelompok buruh ngedos yang semuanya warga Ngaluran diminta sambatan panen padi oleh Habib. Kegiatan panen manual itu pun dimulai sekitar pukul 09.00 WIB.

Namun sekitar pukul 11.30 gerimis mulai turun. Karena hampir waktu istirahat, meski hujan mulai deras pekerjaan panen diputuskan untuk lanjut. Namun tanpa dinyana kilatan petir menyambar, hingga tepat mengenai sejumlah petani itu dan membuat beberapa di antaranya terpental.

Spontan mereka yang aman dari sambaran petir pontang-panting menyelamatkan diri. Hingga tertinggal empat orang tergeletak di area panen.

“Setelah kilatan petir reda dan gerimis berkurang, buruh yang selamat mendekati teman mereka yang masih terkapar. Setelah diperiksa, ternyata keempatnya sudah meninggal dunia,” kata Maryono.

Keempat korban tewas masing-masing bernama Sunirah (55) dan Sunikah (40), keduanya warga RT 05/VII. Serta Supriyadi (35) warga RT 02/VI, dan Suyanto (45) warga RT 02/IV. Masing-masing mengalami luka yang berbeda di bagian kepala, punggung dan dada.

Selain empat korban meninggal dunia, dua orang lainnya disebutkan mengalami luka berat. Mereka adalah Sunoto (50) warga RT 02/IV dan Sulastri (40) warga RT 04/III. Karena lokasi musibah dekat ke Kudua, keduanya pun dirawat di rumah sakit di Kudus.

Sementara beberapa korban dengan luka ringan kembali di rumah. Empat korban meninggal dunia langaung dimakamkan di TPU desa.

Kepala Pelaksana BPBD Demak HM Agus Nugroho LP menambahkan, di saat cuaca ekstrim seperti sekarang ini hujan memang berpotensi terjadi meski pun jarang. Begitu pun hujan disertai petir, berpotensi terjadi meski pun kecil.

“Kepada masyarakat hendaknya menjauhkan diri dari benda tinggi seperti tiang listrik atau pohon saat hujan petir terjadi dan sedang berada di luar rumah. Atau segera berjongkok dalam jarak yang jauh bila kebetulan sedang berkelompok. Sesuai SOP saat terjadi hujan petir, hal tersebut dapat menghindarkan diri dari sambaran petir,” pungkasnya. rie-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here