By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ganjar Minta Pengusaha Tidak Lakukan PHK
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ganjar Minta Pengusaha Tidak Lakukan PHK

Last updated: 9 Oktober 2020 07:26 07:26
Jatengdaily.com
Published: 9 Oktober 2020 07:26
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Di sela gowes Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengunjungi dua pabrik yakni PT Arindo Garmentama di Jalan Karya Kencana Blok K/9 dan PT Marimas Putera Kencana di Jalan Candi I Blok D21. Kunjungan itu untuk memastikan bagaimana kondisi di beberapa pabrik pada masa pandemi, sekaligus melihat produksi dan berbincang dengan para buruh.

“Untuk memastikan saja bagaimana kondisi yang ada di beberapa pabrik, terus kita ingin tahu kondisinya (buruh). Ini di Marimas, mereka masih kerja, masih tiga sif, bayarannya masih rutin,” kata Ganjar.

Ia berpesan kepada para buruh dan pengusaha untuk meningkatkan kekompakan dan komunikasi yang baik, khususnya pada masa sulit Pandemi Covid-19. Jika ada persoalan, diharapkan bisa dikomunikasikan dengan baik antara buruh dengan pengusaha.

“Situasi sedang tidak bagus kok, semua orang tahu, maka hubungan industrial menjadi penting. Saya sampaikan kalau ada persoalan tentang perburuhan ngobrol dengan manajemen, kurang marem (puas) ngobrol sama pemilik. Duduk bareng, ana rembug ya dirembug (ada masalah ya dibahas) sehingga nanti kondisi susah ini, susah-senang akan dirasakan bersama,” pesan Ganjar.

Sementara dalam kunjungan di PT Arindo Garmentama, Ganjar melihat produksi yang dikerjakan oleh separuh karyawan dengan sistem pembagian waktu kerja menyesuaikan standar protokol kesehatan. Pabrik garmen itu selama pandemi ternyata sepi orderan dan nyaris tidak ada sama.

“Tadi saya tanya orderannya masih ada apa tidak, ternyata sepi. Pemiliknya mencoba survive dengan mencari buyer baru atau diversifikasi usaha yang dulu menjahit baju sekarang jahit tas. Penting ada proyek katanya. Sekarang ada prospek dan mulai November sudah on lagi dengan kapasitas full 100 persen,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga mengingatkan para pengusaha agar tidak ada PHK di tengah kondisi sulit ini. Seberat apa pun itu harus dipikul dan dirasakan bersama, baik buruh maupun manajemen. Dalam penyampaian aspirasi juga harus dilakukan dengan komunikasi yang baik dan tidak merusak.

“Saya titip kepada pengusahanya, jangan ada PHK ya. Seberapa berat itu kita sangga bersama agar kemudian kesejahteraan kita bisa lebih baik. Bathine akeh ya mundhak gajine, ngono ya bos? (Untungnya banyak ya naik gajinya, begitu ya bos?) Kemudian kalau lagi kondisi ordere ora ana ya piye carane (ordernya tidak ada ya bagaimana caranya) dinikmati bersama,” katanya. she

You Might Also Like

Sepuluh Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 Kembali Tiba di Indonesia
Waspadai, Cuaca Ekstrem Masih Mengintai, Musim Kemarau Belum Dominan
Polri Sebut Kerawanan Pemilu 2024 Diprediksi Tak Jauh Beda Dengan 2019
10 Tahun Semen Gresik, Tumbuh Semakin Tangguh di Tengah Berbagai Tantangan
SG Raih Dua Penghargaan BUMN Awards dari The Iconomics
TAGGED:Ganjar Pranowo
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?