By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Harta Benda Kita Boleh Dibawa Mati, Seperti Ini Penjelasannya
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Harta Benda Kita Boleh Dibawa Mati, Seperti Ini Penjelasannya

Last updated: 31 Desember 2020 06:34 06:34
Jatengdaily.com
Published: 31 Desember 2020 06:34
Share
Masjid Al Muhajirin Perum Bukit Walisongo Permai RW III Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan Semarang dilakukan pengembangan agar bisa menampung jamaah mengingat setiap Jumat tidak lagi mampu menampung jumlah jamaah. Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Orang muslim yang meninggal dunia hanya memakai kain kafan dan tidak membawa harta lainnya. Harta benda, kekayaan semua ditinggal dan menjadi harta waris bagi keluarga. Jika keluarga soleh-solehah, Insya Allah tidak ada masalah.

Namun bagaimana jika ahli waris ada yang rakus, maka bisa menjadi petaka. Karena banyak kejadian, gara gara warisan saudara kandung bisa cekcok, bahkan sampai berujung pada pembunuhan. Bahkan, juga anak rela mempolisikan ibunya setelah bapaknya meninggal dunia, atau sebaliknya. Naudzubillah mindzalik.

Sebetulnya Harta Benda Kita boleh kok dibawa mati. Harta benda boleh dibawa mati, tapi ada caranya dan ilmunya. Yakni dengan cara disodakohkan, diinfakkan. Sisihkan sebagian harta kita untuk amal, untuk berbagi. Dan itu dilakukan saat kita masih hidup. Dan harta itulah nanti yang akan menjadi teman / sahabat kita saat berada di akhirat kelak.

Ingat hadits Nabi Muhammad SAW, Ketika anak Adam meninggal dunia terputuslah segala amalnya kecuali 3 perkara, yakni shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholih yang senantiasa mendoakan kedua orang tuanya.

Dilansir dari islamposcom, Firman Allah, “… Wahai Tuhanku, alangkah baiknya Engkau lambatkan kedatangan ajalku sedikit waktu lagi, supaya aku dapat bersedekah,” (Surah al Munafiqun : 10). Sedangkan dia tidak berkata, “Supaya aku dapat mengerjakan umrah” atau “Supaya aku dapat shalat ” atau “supaya aku dapat berpuasa”?

Seorang ulama berkata, “Tidaklah seseorang yang telah mati itu menyebut untuk bersedekah melainkan karena kehebatan pahala yang telah dilihatnya selepas kematiannya.”

Maka hendaklah kamu perbanyak sedekah karena sesungguhnya seorang mu’min akan berada di bawah teduh pahala sedekahnya pada hari kiamat nanti.

Dan saat bersedekah, bisa diniatkan untuk bersedekahlah orang banyak, tidak khusus diri kita. Misalkan juga diatas namakan kedua orang tua kita, mertua kita, saudara kita, keluarga kita, baik yang masih hidup ataupun sudah meninggal dunia. Orang-orang yang sudah meninggal dunia, sesungguhnya mereka amat berharap untuk kembali ke dunia untuk bersedekah dan melakukan amalan soleh.

Oleh karena itu realisasikanlah harapan mereka. Dan latihlah anak-anak kita supaya membiasakan diri dengan bersedekah. Bersedekahlah. Sesungguhnya Allah memberi ganjaran kepada orang yang bersedekah. Inilah sejumlah faedah bersedekah/ berinfak?

Amalan sedekah / infak itu adalah salah satu pintu dari pintu-pintu syurga. Sedekah adalah sebaik-baik amalan soleh dan sebaik-baik sedekah ialah memberi makan. Pahala sedekah akan menaungi pemiliknya pada hari kiamat dan melepaskannya dari azab neraka.
Sedekah dapat memadamkan kemurkaan Allah dan panasnya kubur. Sedekah adalah sebaik-baik hadiah buat si mati, yang paling bermanfaat untuknya di kuburan dan yang ditambah oleh Allah akan rezeki (karena bersedekah).

Sedekah adalah satu penyucian harta dan jiwa dapat menggandakan kebaikan. Sedekah adalah puncak kegembiraan si pemberi dan puncak wajahnya bercahaya di hari kiamat. Sedekah menjadi pengaman dari ketakutan pada hari huru hara besar dan hari yang tiada kesedihan karena hilangnya sesuatu darinya (hari kiamat).

Sedekah menjadi puncak keampunan terhadap dosa dan penghapusan dari kejahatan. Sebagai pembawa berita gembira tentang akhir yang baik dan puncak doa malaikat buatnya. Orang yang bersedekah adalah orang yang terbaik di kalangan manusia. Pahala sedekah juga adalah untuk semua yang berkongsi tentang sedekah itu (bukan hanya untuk si pemberi).

Pemberi sedekah dijanjikan kebaikan yang banyak dan pahala yang besar. Orang yang suka berinfaq adalah salah satu sifat orang yang bertaqwa. Dan sedekah menjadi puncak lahirnya kasih sayang hamba Allah kepada si pemberi. Sedekah tanda dermawan dan salah satu tanda kemuliaan dan kemurahan hati. Bersedekah memustajabkan doa dan memecahkan segala kesulitan.

Bersedekah menolak bala dan menutup 70 kejahatan di dunia. Sedekah memanjangkan umur, menambah rezeki, menjadi puncak rezeki dan kemenangan. Sedekah menjadi obat, penawar dan penyembuh. Sedekah menghalang kebakaran, tenggelam akibat banjir dan kecurian.

Pahala sedekah adalah tetap (tidak berbeda-beda) walaupun diberikan kepada hewan ternak atau burung-burung. Sumber: Kitab Ziarah ke Alam Barzakh (Al Imam Jalaluddin As-Suyuti) Bersedekah dan berinfak bisa kemana saja. Tentu jangan sampai untuk maksiat. Jika pada saat ini Anda ingin bersodakoh / berinfak namun belum punya tujuan, atau bingung mau disalurlan dimana?

Ini ada alamat yang Anda bisa tuju, yakni ke Panitia Pembangunan Masjid Al Muhajirin Perum Bukit Walisongo Permai, RW III, Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan Kota Semarang. Dana / material bisa dikirim langsung ke panitia, WA 089697454887. Untuk infaq berupa uang bisa langsung melalui rekening Bank Mandiri Syariah KCP Ngaliyan No 7119466045 atas nama Muhammad Afiq, konfirmasi WA No 089697454887. st

You Might Also Like

Khofifah Ajak Alumni Unair Berkontribusi Wujudkan Indonesia Emas 2045
Ke Jatim, Hari Ini Presiden Silaturahmi dengan Keluarga Korban KRI Nanggala 402, Panen Padi, hingga Tinjau Lokasi Terdampak Gempa
Lebaran, Berburu Batik dengan Harga Murah di Pasar Sentono
Kapolres Duet Bupati Demak Tampung Curhatan Masyarakat Soal Kamtibmas
Perluas Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, SBI Bantu Ciptakan Lingkungan Sehat dan Rendah Emisi Karbon
TAGGED:amal jariyahboleh dibawa matiharta bendainfaq
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?