By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Hindari Sebaran Corona, Puluhan Destinasi Wisata di Jateng Tutup sampai Akhir Maret
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hindari Sebaran Corona, Puluhan Destinasi Wisata di Jateng Tutup sampai Akhir Maret

Last updated: 17 Maret 2020 15:07 15:07
Jatengdaily.com
Published: 17 Maret 2020 15:07
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Mulai hari ini, Selasa (17/3/2020) sejumlah tempat pariwisata di Jateng ditutup. Hal ini menyusul Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan langkah strategis untuk menyekat sebaran virus Corona. Satu diantaranya, menutup sejumlah destinasi wisata untuk menghindarkan kerumunan massa yang berpotensi meluaskan paparan Covid-19.

“Kemarin ada 33 destinasi, hari ini berkembang menjadi 40 destinasi. Lokasinya tersebar, mulai dari Wonogiri, Sragen, Karanganyar, Kabupaten Semarang, Kota Semarang, Kabupaten Magelang, (Borobudur) ya satu di antaranya,” ujar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, didampingi wakilnya Taj Yasin Maimoen, saat rapat lintas kewenangan di lantai 2 Kantor Gubernur Jateng, dilansir dari Senin (16/3/2020).

Menurutnya, penutupan destinasi wisata tersebut merupakan ikhtiar mencegah penularan penyakit akibat Covid-19. Penutupan lokasi, dilakukan secara beragam. Namun rerata, penutupan berlangsung hingga akhir Maret.

Ganjar tak menampik penutupan itu berpengaruh pada bisnis hotel yang ada di sekitar tempat kunjungan. Para pengusaha di bidang pariwisata meminta agar pemerintah ikut campur tangan dalam menurunkan pajak hingga 50 persen. Karenanya, pemprov akan mencari jalan keluar terkait hal itu.

“Di bidang pariwisata, seperti hotel mereka punya proposal (penawaran) terkait (negosiasi) energi, bunga dan pajak. Nah kita akan bicarakan terkait hal itu. Namun yang jelas kita sudah setuju terkait penutupan beberapa destinasi wisata,” imbuh Ganjar.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jateng Sinoeng Nugroho Rachmadi tak menampik adanya penurunan wisatawan di provinsi ini, baik pengunjung lokal maupun mancanegara. Dia mengatakan, setelah ditutup, pihak pengelola akan melakukan pembersihan pada lokasi wisata. she

You Might Also Like

Dinperkim Demak Gelontorkan BKK 2025 Rp 38,180 Miliar untuk Pembangunan Infrastruktur Desa
Ganjar Bikin Heboh Warga dan Pedagang Pasar Malam Kuliner Kampung Solor Kupang
Kompetisi Mandek, Striker PSIS Kursus Pelatih
450 Polisi Diterjunkan Amankan Lebaran di Kota Semarang
Sekolah Tatap Muka, Pemerintah Harus Adakan Swab
TAGGED:coronatempat hiburan tutup
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?