Ilustrasi: Longsor di Kabupaten Tegal. Foto: dok/wing

TEGAL (Jatengdaily.com)– Hujan dengan dengan intensitas cukup tinggi pada Sabtu pagi (08/02/2020) mengakibatkan terjadinya tanah longsor di tiga desa Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Masing-masing di Desa Rembul, Batunyana, dan Sangkan Ayu.

Di Desa Rembul, longsor terjadi di dua titik. talud sepanjang 4 meter di tanah milik Asikin (65) dan di tanah milik Tarso (42) sepanjang 14 meter. Adapun di Desa Batunyana, talud rumah milik Rohman (52) di RT 07/RW 01 Pedukuhan Andongsili longsor. Sedangkan di Desa Sangkan Ayu, talud di belakang SD Sangkanayu 01 longsor sekitar 5 meter.

Salah satu pemilik tanah, Tarso, mengungkapkan, longsor terjadi akibat hujan deras pada Sabtu (08/02/2020) pagi. Tidak ada korban jiwa akibat bencana ini, tapi kerugian material totalnya diperkirakan sekitar Rp50 juta.

“Tiba-tiba saja ada suara gemuruh. Setelah saya tengok ternyata talud di samping rumah longsor. Mungkin karena hujannya deres dan lama ,” katanya.

Bencana longsor tersebut kini telah ditangani oleh warga, BPD, Babinsa dan relawan Talijiwa, dengan melakukan pembersihan material longsor untuk memperlancar akses jalan desa. Wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here