Pemkot Semarang Gandeng Relawan Semprot Disinfektan Massal

Petugas penyemprotan disinfektan yang dipimpin Hendi, saat bergerak di seputar Simpanglima.Foto: Ugl

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Untuk sementara masyarakat tidak perlu kerja bhakti, karena mengurangi kegiatan kerumunan, masyarakat bisa berpartisipasi membersihkan rumah masing-masing dengan tetap berada di rumah,” tegas Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di sela-sela kegiatannya memimpin penyemprotan disinfektan massal di Kota Semarang, kemarin.

Dikatakan, partisipasi publik tetap penting, hanya perannya tentu berbeda dengan yang dilakukan pemerintah. Menjaga rumah dan lingkungan tetap bersih, menjaga diri tetap sehat, segera memeriksakan diri bila sakit, itu juga bentuk partisipasi.

Hendi, sapaan akrab Wali kota menyebutkan, kegiatan penyemprotan disinfektan massal yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang di area publik dan jalan protokol harus diimbangi dengan partisipasi masyarakat, yaitu dengan membersihkan rumah masing – masing.

Seperti sebuah video imbauan yang sudah diunggah dalam akun instagramnya, Hendi meminta masyarakat untuk membersihkan rumah masing – masing serentak pada hari Sabtu, 21 Maret 2020.

“Upayanya pencegahannya harus masif, tidak bisa dari sisi pemerintah saja, masyarakat bersihkan rumah masing – masing serentak, unit lain seperti perhotelan dan ritel juga swadaya melakukan pembersihan menyeluruh,” imbau Hendi.

Adapun dalam kegiatan penyemprotan disinfektan serentak yang dipimpin oleh Hendi, tak kurang 10 truk tangki begerak menyisir jalanan Kota Semarang. Dua mobil tangki dikerahkan untuk bergerak seputar area Jalan Imam Bonjol, Jalan Pandanaran, Jalan Menteri Supeno, dan Jalan Kyai Saleh.

Lalu, dua mobil tangki lagi digunakan untuk area Jalan Gajahmada dan arah Johar;  kemudian 3 mobil tangki dari DPU untuk area Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Ki Mangunsarkoro, Jalan MT.Thamrin, Jalan Siranda dan Jalan Sriwijaya; serta tiga  mobil tangki dari Dinas Permukiman untuk area Jalan Brigjen Katamso, Jalan Veteran, Jalan Pahlawan dan Jalan Pattimura. 

Atas upaya bersama yang tak berhenti dilakukan, Hendi pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang, TNI, Polri, serta relawan PMI bersama relawan lainnya dan tokoh masyarakat warga sekitar yang turut serta dalam aksi pagi itu.

Pihaknya juga meminta kepada aparat untuk menindak oknum-oknum yang telah menebar berita bohong sehingga menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan  masyarakat.

“Terima kasih, kami ucapkan kepada pihak-pihak terkait sudah bergerak bersama mengabdi jiwa raga untuk terus terlibat agar Kota Semarang terhindar dari Covid-19 ini. Insyaa Allah Semarang akan kuat menghadapi ini bersama sedulur-sedulur sekalian,” pungkasnya. Ugl–st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here